Masih Ada “Monyet” Buang Sampah di Sekitar Jembatan Kirasa Bulukumba

Irwan Syah
tumpukan sampah rumah tangga di sekitar jembatan Kirasa Bulukumba
Ketfo : Spanduk larangan buang sampah di jalan Kirasa tidak digubris warga

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Spanduk bertuliskan ” dilarang keras buang sampah diarea ini kecuali monyet” nampaknya tidak digubris oleh oknum warga yang masih saja tetap melakukan tindakan yang merugikan dan mencemari lingkungan di sekitar jembatan Kirasa batas desa Palambarae dan Taccorong kecamatan Gantarang.

Dari pantauan wartawan beberapa hari belakangan ini, setiap pagi dan sore masih terlibat sampah dalam kemasan kantong pelastik.

Sampah rumah tangga seperti sisa makan, sayur mayur sampai popok anak bayi juga dibuang warga di tepi jalan sekitar jembatan Kirasa.

Warga Keluhkan Sampah yang Terus Meningkat di Jembatan Kirasa

“Masih ada monyet yang buang sampah di sini setiap hari pak , walaupun sudah dipasang spanduk sindiran dan larangan tetap saja ada yang buang sampah,” kata Dassir warga yang melintas di jalan tersebut, Selasa 26 Agustus 2025.

Asdar warga sekitar mengatakan kalau warga yang buang sampah di sekitar jembatan Kirasa adalah warga dari luar desa Taccorong dan Palambarae, biasanya para oknum tersebut sengaja membuang sampah mereka yang dibawa dari rumah tengah malam.

” Saya pernah dapati ada warga yang buang disini, bukan orang sekitar sini, saya suruh ambil kembali itu sampah,” ujar Asdar.

Oknum Pembuang Sampah Diduga Berasal dari Luar Desa

Dia mengaku kalau warga yang membuang sampah dilokasi sudah mengetahui situasi kapan dan jam berapa bisa buang sampah disana.

Sebelumnya warga telah memasang spanduk larangan buang sampah di sekitar jembatan Kirasa, namun belakangan spanduk dirusak dan kembali ditemukan banyak sampah berserakan di lokasi. ***