DPRD kota Makassar Dikepung Massa, Tujuh Motor di Bakar Termasuk Pos Polisi

Irwan Syah
massa mengepung gedung DPRD Makassar saat aksi demonstrasi berlangsung
Ketfo :Aksi demo masih berlangsung di depan kantor DPRD Kota Makassar sampai saat ini

RUBRIK.co.id, MAKASSAR – Aksi demonstrasi terus melebar mulai dari jakarta , Medan, Bandung, Jawa hingga Sulawesi Selatan sampai malam ini, Jumat 29 Agustus 2025 pukul 21:00 WITA.

Dari sejumlah live dimedia sosial tiktok terlihat ribuam massa mulai menjebol pintu masuk DPRD kota Makassar dan kondisi berubah ricuh sebanyak 7 unit motor yang berada di dalam parkiran gedung DPRD di bakar demonstran.

Kericuhan di Gedung DPRD Makassar

Bukan hanya di DPRD namun massa juga membakar salah satu pos polisi di jalan Vetarani.

Aksi demo ini bahkan dikabarkan sudah melebar ke bebarapa tempat di Makassar termasuk.

Sementara itu di gedung DPR RI di jakarta ribuan massa berhasil membobol pagar depan gedung Senayan, massa bahkan sempat menerobos masuk kedalam namun dipukul mundur oleh kepolisian dengan tembakan gas air mata.

Aksi Demo Meluas ke Berbagai Kota

Sampai malam ini sejumlah wilayah di Indonesia masih berlangsung aksi demonstrasi warga diantaranya Bandung, Medan, Jakarta , DIY Yogyakarta , Sulsel dan beberapa wilayah lainya.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada. Agar unsur-unsur yang selalu ingin huru-hara, yang ingin chaos.

Saya sampaikan kepada seluruh rakyat bahwa hal tersebut tidak menguntungkan rakyat, tidak menguntungkan masyarakat, tidak menguntungkan bangsa kita.

Bangsa kita sedang berbenah diri. Bangsa kita sedang mengumpulkan semua tenaga, semua kekuatan, semua kekayaan untuk kita bangkit membangun negara yang kuat, negara yang sejahtera, negara yang berhasil, mengatasi kemiskinan dan kelaparan.

Kita akan menjadi bangsa yang maju, kita akan jadi bangsa yang mandiri, yang berdiri di atas kaki sendiri. Kita akan menjadi negara industri yang tidak kalah dengan negara-negara lain.

Untuk itu, kita harus waspada, kita harus tenang, dan kita tidak boleh mengizinkan kelompok-kelompok yang ingin membuat huru-hara dan kerusuhan.

Aspirasi yang sah, silakan untuk disampaikan. Kita akan perbaiki semua yang perlu diperbaiki.***