RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Sebanyak ratusan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 1411 dan Polisi akan diturunkan dalam melakukan pengawalan dan pengamanan aksi demo besar-besaran yang akan digelar di dua titik di kota Bulukumba Senin 1 September 2025 lusa.
Hal ini diungkapkan Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto melalui kelapa bagian operasi (Kabag OPS) AKP Andi Akbar Munir saat dikonfirmasi rubrik.co.id, Sabtu 30 Agustus 2025.
400 Polisi dan 100 Personel TNI Disiagakan
Menurut Andi Akbar Munir kalau sebanyak 400 anggota polres gabungan Polsek dan 100 anggota kodim 1411 Bulukumba akan melakukan pengawalan dan pengamanan aksi demonstrasi yang rencananya akan digelar di perempatan jembatan Teko dan gedung DPRD Bulukumba.
” Rencana Polres gabungan polsek sebanyak 400 Kodim 100 orang,” ujarnya.
Sementara itu kasat lantas polres Bulukumba AKP H Muh Nawir mengatakan pihaknya akan melakukan rekayasa lalulintas dari di dua titik yakni jalan Menara dan jalan Situbaru kecamatan Ujung Bulu.
Rekayasa Lalu Lintas Selama Aksi
Menurut H Muh Nawir kendaraan dari arah Bulukumba melewati jembatan Teko menuju jalan Sultan Hasanuddin atau yang melintasi gedung DPRD akan dialihkan lewat melakukan jalan Menara kemudian keluar di jalan Situbaru.
Sementara itu kendaraan dari arah Makassar Bulukumba yang ingin melintas di depan kantor DPRD akan dialihkan masuk melalui Situbaru dan keluar di jalan Menara.
Ratusan bahkan ribuan warga dan mahasiswa akan tergabung dalam aksi yang akan digelar di dua titik dan dipusatkan di depan gedung DPRD Bulukumba pada Senin 1 September 2025.
Hal ini diketahui setelah sejumlah seruan aksi beredar di sejumlah media sosial yang akan motori oleh Koalisi Cipayung Bulukumba masing-masing dari Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) , Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kabupaten Bulukumba aman turun melakukan demo yang berpusat di perempatan jembatan Teko dan DPRD di jalan Sultan Hasanuddin.***






