Dikecam, Zulkifli Saiye Mantan Anggota DPRD Bulukumba Minta Maaf

Irwan Syah
Polemik pernyataan Zulkifli Saiye jelang aksi demo Bulukumba
Ketfo : Aksi demo di perempatan teko, kabupaten Bulukumba, Sabtu 30 Agustus 2025

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Mantan anggota DPRD kabupaten Bulukumba Zulkifli Saiye yang menuliskan pesan di grup WhatsApp ” Insya Allah amanji Bulukumba yang demo hanya sedikit ji sekitar 30an orang, biarkan berkoar-koar sampaikan aspirasi di depan umum nanti capek sendiri, hanya kasihan pengendara terjebak macet termasuk saya capek sendiri diatas mobil terjebak mace”, kutipan pesan ini memancing reaksi kecamatan.

Pesan di Grup WhatsApp Picu Kecaman Warganet

Dari beberapa media sosial Facebook sampai grup WhatsApp tulisan pesan Zulkifli Saiye mendapat kritikan dari beberapa anggota grup dan netizen.

Salah satunya adalah aktivitas perempuan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Siti Hadijah Budi Awan yang menulis # Saya pak zul Perempuanja anak kemarin ja tapi bolehlah kita diskusi dan silaturahim segelas kopi”, pesan yang dikirim di grup WhatsApp Join Update.

Sementara itu mantan ketua HMI cabang Bulukumba Baso Riswandi menuliskan # Gak usah nunggu beliau komen, cukup datangi saja d rumahnya hari senin ketuk pintunya baru ajak juga pergi aksi, ka dekat ji itu rumahnya dari titik aksi,”.

Bukan hanya itu beberapa kritikan dan kecamatan juga muncul dari beberapa netizen di media sosial Facebook yang menilai kata-kata mantan anggota DPRD Bulukumba akan memperkeruh suasana.

Zulkifli Saiye Sampaikan Permintaan Maaf

Melihat banyaknya kecamatan dari netizen dan anggota grup Zulkifli Saiye akhirnya meminta maaf dengan menuliskan pesan di salah satu grup WhatsApp yang bunyi pesanya # Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Tabe dengan adanya pernyataan di grup yang bisa memicu kegaduhan, saya mohon maaf sebesar-besarnya tidak ada maksud lain dan saya apresiasi penyampaian pendapat di depan umum, demo sah-sah saja dan itu adalah bentuk penyampaian aspirasi. Demikian penyampaian saya , mohon maaf bila ada salah kata,”. ***