Video Terakhir Yuliana Gadis Bantaeng Sebelum Tewas Diserempet Mobil di Bulukumba

Irwan Syah
video terakhir Yuliana sebelum kecelakaan di Bontobahari
Ketfo : Potongan video terakhir Yuliana gadis kabupaten Bantaeng yang tewas diserempet mobil di kecamatan Bontobahari, kabupaten Bulukumba

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Beredar video Yuliana (20) gadis dusun Borong Tarampang Desa, Bonto Bulaeng, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan yang tewas diserempet mobil yang dikemudikan oleh anggota TNI sabtu 6 September 2025 lalu.

Dalam video tersebut terlihat korban bersama dengan beberapa temannya sedang mengendarai sepeda motor Yamaha N-MAX di jalan poros kecamatan Bontobahari.

Dalam video berdurasi 18 detik korban mengendarai sendiri sepeda motornya dan dua orang motor lainya yang merupakan teman korban.

Kronologi Kecelakaan yang Menewaskan Yuliana

Video yang dikabarkan di unggah temannya melalui akun Facebook Dian Ayu Saputri dengan menulis # Video terkahir sebelum kejadian lakalantas di Bontobahari,” tulisnya.

Yuliana tewas di tempat usai diserempet saat berkendara motor oleh mini bus Nissan Grand Livina di jalan poros lingkungan Sapolohe, kelurahan Sapolohe, Kecamatan, Bontobahari kabupaten Bulukumba Sabtu 6 September 2025 sekitar pukul 12:00 WITA.

Motor korban diserempet oleh pengendara mobil Nissan grand Livina DF 2612 BE yang dikendarai anggota TNI Sertu Sumarlam Bin Mussung Rante.

Kasat lantas polres Bulukumba AKP H Muh Nawir mengatakan kalau pengemudi mobil grand Livina yang merupakan anggota TNI telah ditangani denpomsub Bulukumba.

“Pengemudi tidak kita tahan, karena anggota TNI jadi diambil alih oleh Danpom Bulukumba,” ujarnya.

Penanganan Anggota TNI Pelaku Lakalantas oleh Denpom

Komandan Komandan Subdenpom Kabupaten Bulukumba Letda Letda Cpm Tri Awi yang dikonfirmasi rubrik.co.id, melalui telpon selulernya membenarkan penahanan terhadap Sertu Sumarlam yang merupakan pengemudi mobil grand Livina yang terlibat kecelakaan di poros Sapolohe, kecamatan Bontobahari yang menewaskan pengendara motor.

“Sudah kita tahan dan akan dilakukan proses proses pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” tutupnya. ***