Jenazah Bayi Hasil Aborsi di Bulukumba Dimakamkan

Irwan Syah
Polisi dan warga memakamkan ulang bayi hasil aborsi di Desa Salemba Bulukumba

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Kepolisian bersama warga serta kerabat dari bayi hasil aborsi telah dimakamkan ulang di desa Salemba, Kecamatan Ujung Loe, kabupaten Bulukumba, kamis 11 11 September 2025 kemarin sore dibelakang rumah korban.

Jenazah Bayi Hasil Aborsi Dimakamkan Ulang di Desa Salemba

Kasat Reskrim Polres Bulukumba Iptu Muhammad Ali yang dikonfirmasi membenarkan pemakaman ulang jenazah janin bayi hasil aborsi.

“Benar saya di dampingi KBO Reskrim, Kapolsek Ujung Loe Iptu Rudi Adri dan kerabat korban serta warga telah mengundurkan jenazah janin bayi,” kata Ali.

Menurut Ali awalnya tim relawan sosial kabupaten Bulukumba telah menyiapkan lokasi pemakaman di kecamatan Gantarang, namun karena pihak keluarga bayi termasuk sang ibu dan kerabat lainya meminta agar dikubur di belakang rumahnya di desa Salemba, kecamatan Ujung loe.

Proses pemakaman berlangsung aman dan penuh dengan air mata, karena kerabat jenazah bayi sempat menangis histeris bahkan nenek korban sempat memeluk polisi yang hadir di lokasi termasuk kasat Reskrim.

“Alhamdulillah telah kita makamkan ulang jenazah bayi setelah sempat di kubur secara diam-diam oleh pelaku,” kata Ali.

Polisi Tetapkan Lima Tersangka Kasus Aborsi Pelajar di Bulukumba

Dalam kasus ini, Polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka dengan peran masing-masing. Empat orang telah diamankan, yakni NR (49), SS (43), HF (33), dan RA (17). Sementara satu orang lainnya, RS (28), masih dalam pencarian.

Kasus ini terungkap setelah korban NU (16), seorang pelajar SMK, bersama orang tuanya melapor ke Polres Bulukumba pada Rabu 10 September 2025. Dari hasil penyelidikan, NU diketahui hamil akibat hubungan dengan RA (17) yang juga masih berstatus pelajar.

Aksi aborsi dilakukan pada Kamis (4/9/2025) sekitar pukul 23.00 WITA di sebuah rumah kos di Kecamatan Ujung Bulu. Janin berusia sekitar delapan bulan digugurkan dalam kondisi meninggal dunia, kemudian dibawa ke Desa Salemba, Kecamatan Ujung Loe, dan dikuburkan di belakang rumah salah satu pelaku.***