Rubrik.co.id – Pendiri MIND & BODY WING CHUN, Sifu Ivan Lee, menerima kehormatan besar setelah dianugerahi Sabuk Emas oleh Grandmaster Maurice Novoa.
Selain pengakuan tingkat tinggi tersebut, Ivan juga resmi diterima sebagai murid pribadi sang maestro untuk melanjutkan garis ajaran dan visi besar yang dibawa GM Maurice.
Ivan mengungkapkan bahwa ia tidak pernah membayangkan pertemuan singkat di Jakarta dapat berkembang menjadi hubungan guru–murid yang begitu kuat. Menurutnya, semua terjadi secara natural dan penuh kecocokan dalam cara pandang tentang Wing Chun.
“Terima kasih kepada Sifu Maurice. Ini betul-betul anugerah yang luar biasa. Pertemuan kami tidak direncanakan, tapi ternyata cocok, bisa saling melengkapi dalam perjalanan Wing Chun,” ujar Ivan.
Dalam keterangannya, Ivan menyampaikan rasa bangga sekaligus terharu bisa belajar dari figur sebesar GM Maurice Novoa, yang memiliki silsilah keilmuan langsung dari tiga Grandmaster dunia, termasuk Anthony Arnett dan Felix Leong.
Sosok GM Maurice Bagi Sifu Ivan Lee
Baginya, kesempatan seperti itu adalah hal langka dan bernilai sangat tinggi.
“Saya sangat bangga bisa belajar dengan beliau. Belajar dari tiga Grandmaster bukan sesuatu yang sepele bagi siapa pun yang pernah mempelajari bela diri,” tuturnya.
Ivan menggambarkan sosok GM Maurice sebagai pribadi yang tulus, disiplin, namun penuh kebaikan.
Ia merasa sangat dihargai sehingga semakin mantap menempuh jalur pembelajaran di bawah bimbingan langsung sang Grandmaster.
“Beliau orang yang sangat baik. Saya merasa ini benar-benar karunia Tuhan buat saya,” katanya.
Pengalaman berlatih langsung bersama GM Maurice membuka banyak wawasan baru bagi Ivan.
Ia mengaku terkesan dengan kemampuan teknik serta kualitas fisik sang Grandmaster yang menunjukkan level berbeda dari praktik Wing Chun pada umumnya.
“Saya kagum dengan kecepatan, angle, tenaga, dan speed beliau. Banyak hal yang baru saya pahami karena pengalaman panjang beliau,” ungkapnya.
Ivan menilai bahwa setiap sesi latihan bersama GM Maurice adalah kesempatan yang tak ternilai.
Selama ini, Wing Chun menjadi bagian penting dari hidupnya—bukan hanya hobi, tetapi juga jalur pembinaan diri.
“Saya merasa sangat beruntung bisa belajar langsung dari GM Maurice. Saya akan terus belajar. Bagi saya, GM Maurice seperti ayah dalam dunia kungfu dan sehari-hari,” tuturnya.
Sabuk Emas yang kini ia sandang adalah amanah besar untuk menjaga nama baik sang guru dan meneruskan ilmu yang ia terima.
Ivan berkomitmen untuk mengajarkan kembali nilai-nilai dan teknik yang diwariskan GM Maurice kepada para muridnya.
“Saya bersyukur atas kesempatan ini. Saya akan menjaga nama baik beliau dan menyebarkan pengetahuan yang sudah diberikan kepada saya,” tegasnya.
Di bawah bimbingan GM Maurice Novoa, Ivan terus memperdalam teknik inti dan filosofi Wing Chun yang menekankan keseimbangan, efisiensi energi, ketenangan pikiran, serta ketepatan gerak. Pembelajaran tersebut membuat Ivan semakin matang sebagai instruktur yang dipercaya mampu membimbing murid dari berbagai usia dan latar belakang. ***






