Rubrik.co.id – Balita laki-laki berusia empat tahun, Hanan Abrar, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Gedung Pinisi Bulukumba.
Korban dinyatakan meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Bulukumba pada Minggu, 21 Desember 2025.
Insiden tersebut terjadi sehari sebelumnya, Sabtu, 20 Desember 2025, sekitar pukul 10.00 Wita.
Saat kejadian, korban sedang berada di Gedung Pinisi untuk mengikuti lomba mewarnai dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN).
Berdasarkan informasi yang diperoleh, balita tersebut terjatuh dari tangga disabilitas saat menunggu pengumuman hasil lomba.
Benturan di kepala menyebabkan korban kehilangan kesadaran dan harus segera dibawa ke rumah sakit.
Pemkab Berduka
Kepala Bidang Humas Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Andi Ayatullah, membenarkan kabar tersebut.
Ia menjelaskan bahwa korban meninggal dunia akibat cedera serius pada bagian kepala yang berujung pendarahan otak.
“Innalillah, Kami berduka cita sedalam-dalamnya. Anak kita tersebut meninggal dunia akibat pendarahan otak yang dialaminya setelah terjatuh,” ujar Andi Ayatullah.
Tim medis RSUD Bulukumba kemudian melakukan pemeriksaan intensif dan menyatakan korban mengalami pendarahan otak.
Tindakan operasi dilakukan sekitar pukul 12.30 Wita oleh dr. Kauszah, dokter spesialis bedah saraf.
Meski telah menjalani prosedur operasi dan perawatan lanjutan, kondisi korban terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Hanan Abrar merupakan putra dari Nirwan, seorang pegawai di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Bulukumba.
Korban diketahui berdomisili di Perumahan Pinisi Garden, Kelurahan Kalumeme, Kecamatan Ujungbulu, Kabupaten Bulukumba. ***






