Rubrik.co.id – Foto Presiden Venezuela Nicolás Maduro beberapa saat setelah ditangkap pasukan Amerika Serikat beredar luas.
Foto tersebut menunjukkan Maduro berada dalam tahanan di atas kapal perang Angkatan Laut AS, USS Iwo Jima.
Dalam foto yang diunggah melalui akun Truth Social milik Donald Trump, Maduro terlihat duduk dengan mata tertutup dan tangan diborgol.
Ia tampak mengenakan penutup telinga peredam suara, celana olahraga, serta jaket berwarna abu-abu.
“Nicolas Maduro di atas USS Iwo Jima,” tulis Trump dalam unggahannya, seperti dilansir AFP, Minggu (4/1/2025).
Trump mengklaim foto tersebut diambil beberapa jam setelah Maduro ditangkap oleh pasukan AS dalam operasi militer di Venezuela.
Menurut Trump, Maduro bersama istrinya berada di atas kapal perang tersebut dan sedang dibawa menuju New York.
“Ya, Iwo Jima, mereka berada di atas kapal,” ujar Trump dalam wawancara melalui sambungan telepon dengan Fox News, sebagaimana dikutip CNN, Minggu (4/1/2026).
Trump menjelaskan bahwa Maduro sebelumnya diangkut menggunakan helikopter dari Venezuela menuju USS Iwo Jima.
Ia menggambarkan proses evakuasi berjalan lancar meskipun operasi dilakukan di wilayah dengan tingkat pengamanan tinggi.
“Mereka akan menuju New York. Helikopter membawa mereka keluar, dan mereka pergi dengan helikopter dalam penerbangan yang menyenangkan—saya yakin mereka menyukainya. Tapi mereka, mereka telah membunuh banyak orang, ingat itu,” kata Trump.
AS Klaim Penangkapan Berjalan Lancar
Terkait jalannya operasi, Trump mengklaim tidak ada warga Amerika Serikat yang tewas selama penangkapan Maduro. Namun, ia mengakui terdapat sejumlah personel militer AS yang mengalami luka tembak.
“Saya rasa tidak ada yang tewas, harus saya katakan, karena beberapa orang terkena tembakan. Tetapi mereka kembali dan kondisi mereka cukup baik,” ujarnya.
Trump juga mengungkapkan bahwa salah satu helikopter yang digunakan dalam operasi tersebut sempat terkena tembakan. Meski demikian, ia memastikan seluruh armada berhasil kembali dengan selamat.
“Kami tidak kehilangan pesawat, semuanya kembali. Salah satunya terkena tembakan cukup keras, sebuah helikopter, tetapi kami berhasil mendapatkannya kembali,” kata Trump.
Sebelumnya, pemerintah Venezuela menyatakan tidak mengetahui keberadaan Presiden Nicolás Maduro dan mendesak Amerika Serikat untuk memberikan bukti bahwa sang presiden berada dalam kondisi baik.
Pada hari yang sama, Trump juga mengumumkan bahwa militer AS telah melancarkan operasi militer skala besar di Venezuela.
Ia memuji keberhasilan pasukan AS yang disebutnya mampu menangkap Maduro meskipun dijaga ketat oleh militer Venezuela. ***






