Dandim: Anggota TNI di Bulukumba Terlibat Politik di Pilkades akan di Proses Hukum

Rubrik Redaksi

RUBRIK.co.id,Bulukumba-Komandan Kodim 1411 Bulukumba Letkol Arm Joko Triyanto menegaskan pihaknya senantiasa mengawasi ketat dan akan menindak anggota TNI yang terbukti terlibat politik praktis atau tidak netral dalam pelaksanaan pilkade serentak 5 Maret 2020.

“Sampai sejauh ini belum menemukan ada anggota yang terlibat menjadi tim sukses calon kepala desa tetapi pengawasan terus dilakukan,” katanya ketika diminta tanggapan terkait netralitas TNI dalam pilkades.

Menurut dia, secara rutin Kodim melakukan koordinasi dan berkomunikasi langsung dengan komandan masing-masing satuan guna memastikan netralitas anggota Kodim 1411 Bulukumba.

Hal itu, menjadi salah satu upaya pihaknya memastikan semua anggota TNI bersikap netral dalam pemilihan kepala desa di Bulukumba.

Ia mengatakan, informasi dari semua pihak sangat diharapkan guna mendorong semua tentara bersikap netral pada pelaksaaan pilkades mendatang.

“Netralistas TNI menjadi harga mati yang dipertaruhkan untuk kepentingan bangsa Indonesia,” katanya.

Dia menjelaskan, bukan hanya anggota TNI yang dilarang terlibat menjadi tim sukses atau kegiatan politik lainnya tetapi istri atau suami tentara juga tidak boleh terlibat jadi tim sukses calon kepala desa.

Karena itu, pengawasan optimal terus dilakukan guna memastikan tentara dan keluarga inti tidak berpolitik.

Joko Triyanto menambahkan, kalau ditemukan anggota TNI yang terbukti terlibat dalam politik praktis akan diberikan sanksi sesuai dengan kesalahan yang dilakukan anggota. Sanksi mulai dari yang paling ringan sampai dengan pemecatan jika terbukti berat kesalahan diperbuat.

Peran serta tentara dalam setiap pelaksanaan pemilu bertugas sebagai garda terdepan menjaga keamanan untuk menyukseskan pesta demokrasi tersebut.

Sementara pemilihan kepala desa (Pilkades) akan berlangsung pada 5 Maret. (**)