RUBRIK.co.id, GANTARANG- Masyarakat di Kecamatan Gantarang kembali di resahkan dengan maraknya aksi pencurian mesin traktor.
Seperti yang dialami oleh Asri (50) petani asal dusun Jokka desa Bontonyeleng yang kehilangan mesin traktornya Kamis malam 4 Juni 2020.
Asri mengatakan traktor yang diparkir disamping rumahnya diketahui hilang pada jumat pagi 5 Juni sekitar pukul 09:00 wita.
Korban baru sadar mesin traktor miliknya hilang setelah pulang dari sawah sekitar pukul 09:00 wita.
” Saya baru pulang dari sawah, saat saya sampai dirumah mesin traktor milik saya sudah raib tinggal rangka yang tersisa,” Ujar Asri.
Asri mengaku merugi sekitar Rp. 10 juta akibat kejadian pencurian ini, dirinya bahkan menduga kalau pencuri beraksi saat dirinya bersama keluarga sedang tertidur.
” Malam kejadian hujan lebat sehingga kami tertidur dan sama sekali tidak mendengar suara diluar rumah,”kata Asri.
Sementara itu warga lainya, Iwan (36) meminta agar pihak kepolisian dan bhabinkamtibmas desa Bontonyeleng untuk lebih aktif berpatroli malam hari karena bukan pertama kali kejadian pencurian ini terjadi di desanya.
“Ini bukan pertama kali kejadian di desa saya di Bontonyeleng, ini sudah kesekian kalinya,” Kata.
Wawan mengatakan sebelum kejadian pencurian mesin traktor sebelumnya juga terjadi kasus pencurian uang Rp. 13 juta milik seorang warga di dusun Likukorong pada pagi hari,” Kata toko pemuda ini.
Selaku warga dirinya meminta agar pihak kepolisian polsek Gantarang untuk melakukan patroli rutin dengan melibatkan bhabinkamtibmas.(**)






