RUBRIK.co.id, Makaasar- Tim ubur-ubur satuan reserse narkoba Polrestabes Makassar menembak mati residivis Bandar narkoba, Senin 9 Desember 2019.
Syahrul alias Culla (35) tewas ditembak polisi setelah kedapatan membawa shabu 5 kilogram lewat kargo bandara Sultan Hasanuddin dari kota Pontianak yang hendak diedarkan di Sulawesi Selatan.
Tak hanya itu polisi juga mengamankan tersangka Aan dan Akbar dan salah satunya kaki kanannya ditembak lantaran berusaha melawan petugas.
Residivis Bandar narkoba yang tewas ditembak polisi Syahrul alias Culla baru dua bulan bebas dari lapas Makassar kasus yang sama berusaha merampas senjata petugas sehingga langsung diberikan tindakan tegas dan terukur.
Dalam pengungkapan peredaran narkoba jenis shabu-shabu oleh tim ubur-ubur narkoba Polrestabes Makassar menyita barang bukti 5 kilogram shabu yang dibungkus dengan krupuk khas Pontianak.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe menerangkan bahwa residivis Bandar narkoba terpaksa ditembak mati lantaran berusaha merampas senjata petugas kami dan mengamankan barang bukti 5 Kilogram dan kalau dirupiahkan sebesar Rp. 10 Milyar.
Tak hanya itu turut mengamankan dua tersangka lainnya yang merupakan sindikat narkoba dengan jaringan yang sama lelaki Akbar dan Aan.”ucapnya
Berhasilnya kami mengagalkan shabu 5 Kilogram dari Residivis Bandar narkoba dapat menyelamatkan 50 ribu orang dari pengaruh narkoba jenis shabu.”tutupnya (Net)






