RUBRIK.co.id, BULUKUMBA- Virus corona ( Covid-19) yang tengah mewabah berdampak pada hampir segala aspek kehidupan, tak terkecuali masalah ekonomi dan penghasilan.
Pengusaha jual beli kendaraan bekas dengan penghasilan yang tidak menentu mengaku merasakan dampak tersebut.
Dituturkan Kahar (46) berprofesi sebagai pengusaha jual beli motor dan mobil memaparkan pada Pinisinews.com, bahwa dirinya merasa “babak belur” menghadapi situasi sepinya pembeli, terutama saat virus corona masuk Bulukumba.
“Babak belur ndi, dari tanggal 15 Maret 2020 sampai sekaran sepi pembeli baik motor maupun mobil jadi ada beberapa kendaraan tinggal ” ungkap Kahar.
Disinggung aktivitas jual beli kendaraan yang tetap dilakukannya ,kendati ada imbauan soal bekerja di rumah, Kahar menyadari betul terkait hal itu.
Ia menjadi pengusaha pun tanpa alasan, ditengah pandemi virus corona yang sedang terjadi, dirinya memiliki harapan kendaraannya bisa laku seperti saat belum pandemi corona.(**)






