Ada Wifi Gratis, Kantor Desa Bontonyeleng Dipenuhi Pelajar

Rubrik Redaksi

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA- Pemasangan Wifi gratis dikantor desa Bontonnyeleng kecamatan Gantarang , kabupaten Bulukumba, Sulawesi Sekatam disambut positif oleh pelajar . Adanya jaringan internet gratis berupa free wifi membantu mempermudah dalam mengakses informasi baik untuk keperluan kerja anak sekolah dan staf desa.

Bahkan kepala desa Bontonyeleng, Andi Mauragawali setiap hari menyempatkan diri mendampingi para pelajar mulai dari tingkat SD,SMP, SLTA sampai mahasiswa yang datang ke kantor desa untuk mengakses jaringan internet secara gratis.

” Sudah beberapa hari kantor desa dipenuhi anak-anak sekolah yang datang untuk mengakses internet ,mulai cari materi pelajaran sampai tugas-tugas sekolah, saya senang melihat mereka memanfaatkan pasilitas internet ini,” Kata Opu sapaan Andi Mauragawali.

Opu mengatakan bukan hanya pelajar dari desa Bontonyeleng, bahkan ada beberapa pelajar dari kota Bulukumba dan luar desa menyempatkan diri ke kantor desa Bontonyeleng untuk belajar bersama dengan pelajar lainya.

Pemasangan internet gratis ini sengaja dilalukan karena mengingat Pelajar saat ini juga mesti menyiapkan kuota lebih agar bisa belajar via online. Karena itu membantu kebutuhan para pelajar didesa Bontonyeleng dan pemerintah desa memberikan bantuan internet gratis.

“Hal ini juga guna mendukung mereka belajar jarak jauh di masa pandemi corona” Kata Opu Selasa 21 Juli 2020.Sayangnya tak dirinci berapa kecepatan internet yang disediakan.

Tapi, lanjut Opu , fasilitas internet ini dijamin bisa memenuhi penggunanya untuk melakukan streaming dengan lancar. Mulai hari lalu , para pelajar sudah memanfaatkan fasilitas internet ini.

“Dan menyikapi situasi di tengah pandemi Corona saat ini, saya selaku kepala desa berusaha memfasilitasi para pelajar untuk belajar mandiri dengan membantu memberikan fasilitas WiFi gratis bagi pelajar SD / SMP,SMA dan Mahasiswa” urai mantan anggota DPRD Bulukumba ini.

Opu menjelaskan, untuk mendukung program pembelajaran dalam proses pendidikan anak sekolah dirinya sudah lama merancang hal ini.

“Saya berharap pelajar di desa Bontonyeleng bisa memanfaatkan pasilitas internet gratis ini untuk belajar yang positif dan bukan untuk yang hal-hal negatif,” Harapnya. (**)