Daerah  

Tak Kunjung Ditemukan, Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Lajae Lakukan Ritual

IMG 20230701 44650
Ketfo : Warga memadati jembatan Lajae, Desa Polewali untuk melihat langsung proses pencarian korban tenggelam

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Tidak kunjung ditemukan oleh warga bersama tim relawan dari badan penanggulan bencana Daerah (BPBD), Damkar  kabupaten Bulukumba dikabarkan pihak keluarga dari Andika 9 tahun korban tenggelam di sungai Lajae, Desa Polewali, kecamatan Gantarang, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan menggelar ritual.

” Belum ditemukan korban maka pihak keluarga lakukan ritual cara bantal tidur korban dibuang di lokasi tenggelam,” kata salah seorang warga yang ada dilokasi.

Menurut warga yang hadir dilokasi ritual ini Ini dilakukan agar korban segera ditemukan, kalaupun sudah meninggal minimal mayatnya bisa ditemukan agar pihak keluarga bis menguburkan korban dengan layak,” ujarnya.

Sementara itu salah seorang relawan pencari korban Muhammad Yusuf saat dikonfirmasi terkait ritual tersebut mengatakan kalau dirinya belum mengetahui hal tersebut.

” Kurang tau juga kalau masalah ritual dari pihak keluarga, karna saya mulai masuk laporan langsung turung oprasi dan menyusuri sungai sejau 3 km,” kata om Ucu Tayo sapaan akrab Muhammad Yusuf saat dikonfirmasi wartawan Sabtu malam 1 Juli 2023.

Menurut Ucu kalau pihak relawan, warga dan BPBD kabupaten Bulukumba berencana akan menginap disekitar lokasi sungai Lajae untuk terus memantau keberadaan korban tenggelam.

” Kalau sampai malam ini belum kita temukan mungkin besok kita akan lakukan penyelaman untuk mencari korban,” tutupnya.

Sebelumnya, seorang anak dikabarkan tenggelam di Sungai Lajae, di Kampung Baru, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba Sabtu Sekitar pukul 15:00 Wita. (**)