Bernardo Tavares Optimis Persebaya Bangkit

Azka Fachri
Pelatih Bernardo Tavares optimis bangkit di laga lanjtan BRI Super League
Pelatih Bernardo Tavares optimis bangkit di laga lanjtan BRI Super League

Rubrik.co.id – Persebaya Surabaya memasuki pekan ke-29 BRI Super League 2025/26 dengan tekad besar untuk bangkit.

Setelah menelan dua hasil negatif secara beruntun, Bajul Ijo kini memburu momentum kebangkitan demi menjaga persaingan di papan atas klasemen.

Pelatih Bernardo Tavares menilai timnya sebenarnya tidak bermain buruk pada laga sebelumnya.

Namun efektivitas menjadi pembeda, saat lawan mampu memaksimalkan peluang yang datang.

Menurutnya, lawan hanya melepaskan dua tembakan ke gawang dan seluruhnya berbuah gol.

Sementara Persebaya memiliki lebih banyak peluang, tetapi gagal mengonversinya menjadi kemenangan.

Situasi makin menantang karena sejumlah pemain harus absen.

Meski begitu, kondisi tersebut justru dilihat sebagai kesempatan bagi pemain lain untuk tampil dan menunjukkan kualitas.

“Sekarang kami ingin mengubah keadaan. Ini kesempatan bagi pemain lain dan kami berharap mereka bisa mengambil peluang itu,” ujar Bernardo Tavares.

Menghadapi lawan yang memiliki kualitas individu mumpuni, pelatih asal Portugal itu menegaskan pentingnya kekuatan kolektif di atas lapangan.

Ia menyebut tim lawan punya pencetak gol terbanyak liga, penyumbang assist terbanyak kedua, serta sejumlah pemain berpengalaman yang pernah meraih gelar di Indonesia.

Karena itu, Persebaya dituntut bermain disiplin dan kompak.

“Kami harus fokus dan menjalankan apa yang kami latih. Sangat penting menunjukkan bahwa kami adalah satu tim, siapa pun yang bermain,” tegasnya.

Di tengah tekanan hasil pertandingan, Persebaya tak sekadar mengejar kemenangan.

Tim Kota Pahlawan juga ingin kembali menunjukkan identitas permainan yang solid dan penuh karakter.

Saat ini Persebaya Surabaya berada di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 42 poin.

Tambahan angka di pekan ini akan sangat penting untuk menjaga peluang finis di lima besar. ***