Daerah  

Puluhan Pegawai PDAM Bulukumba Terancam tak Makan, Sudah Satu Tahun Gaji tak Dibayarkan

IMG 20230714 3656
Ketfo : Kantor PDAM Bulukumba

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Sudah hampir satu tahun lebih , gaji pegawai PDAM Tirta Panrita Lopi kabupaten Bulukumba belum dibayarkan.

Kini pegawai PDAM Tirta Panrita Lopi serba salah setelah tak menerima gaji selama satu tahun karena mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Total ada pilihan pegawai PDAM Tirta Panrita Lopi Kabupaten Bulukumba yang hingga kini gajinya belum dibayarkan.

Persoalan ini terungkap berawal dari keluhan masyarakat Bulukumba yang mengeluhkan layanan air bersih.

Ternyata usut punya usut ternyata ada persoalan internal perusahaan yakni pegawai belum menerima gaji selama 1 tahun.

“Semua karyawan berjumlah sekitar 70 orang yang belum mendapatkan gaji satu tahun terakhir tidak ada pilih kasih seluruhnya telat gajian,” kata salah seorang pegawai PDAM Tirta Panrita Lopi Kabupaten Bulukumba.

Menurutnya mengungkapkan, jangankan untuk membayar gaji, biaya operasional yang dikeluarkan oleh perusahaan juga kerap membengkak dan tidak sesuai dengan pendapatan.

Untuk pembayaran listrik PDAM disemu uniit untuk bayar listrik perbulannya saja bisa mencapai Rp 80.000.000 ditambah lagi untuk biaya membeli tawas (kimia penjernih air sungai).

Sedangkan pendapatan hanya dari ribuan pelanggan yang perbulannya di kenakan tergantung dari pemakaian.

Pendapatan itu bisa balik modal jika seluruh pelanggan membayar tagihan tepat waktu.

“Sekarang ini sudah bisa bayar listrik dan beli tawas juga sudah bersyukur. Sekarang ini kami anggap kerja ini sebagai gotong royong,” cetusnya.

Dirinya beralasan tetap bekerja meskipun tidak digaji.

Lantaran adanya kewajiban untuk tetap melayani pelanggan air bersih di seluruh kabupaten Bulukumba.

“Kalau hanya mengandalkan gaji alangkah malunya kami. Tidak digaji tetapi masih bekerja,”

“Jadi kami ini sebagai pegawai PAM serba sakit (salah), Tidak kita kerjakan jadi masalah, kalau kita kerjakan tidak ada ongkosnya,” kata dia.(**)