RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Kabid Humas Pemkab Bulukumba, Andi Ayatullah angkat bicara. Itu setelah ribut perbicangan mengenai adanya pingutan liar (Pungli) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bulukumba untuk perayaan HUT RI ke 78.
Andi Ulla sapaan Andi Ayatullah Ahmad mengatakan, pungutan merupakan kebijakan dari Pemerintah Kecamatan untuk menyukseskan perayaan 17 agustusan disetiap wilayah masing-masing.
” Jadi itu kegiatan 17 Agustusan di Desa, Kecamatan tidak ada hubunganya dengan pemerintah kabupaten dalam hal ini bupati,” kata Andi Ulla.
Perayaan 17 Agustus di beberapa wilayah di Bulukumba ramai dilaksanakan setiap tahun. Meski daerah tak pernah memberikan anggaran untuk kegiatan tersebut.
” Biayanya dimana, terserah mereka. Mau dari ASN ataupun pihak sponsor terserah mereka,” kata Andi Ulla.
Kegiatan 17 Agustus di Bulukumba mulai lomba hingga kegiatan gerak jalan sudah menjadi budaya. Keterbatasan anggaran membuat masyarakat sendiri yang berkeinginan untuk menyumbangkan uang mereka.
Wakil Bupati Bulukumba, HA Edy Manaf yang dikonfirmasi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum 17 Agustus ini untuk bersatu padu.
Mengenang perjuangan para pahlawan melawan penjajah, sehingga Indonesia bisa merasakan kemerdekaan.
” Tidak ada paksaan bagi mereka yang tidak ingin menyumbang. Kita ingin seluruh wilayah Bulukumba merasakan semangat kemerdekaan,”kata Edy Manaf.
Saat ini, kata Edy Manaf Bulukumba harus berbangga. Itu karena menjadi menjadi tempat pembagian 10 juta bendera, even nasional sebagai ajang memperkenalkan Bulukumba secara nasional.
Camat Kindang, A Muh Arfah yang dikonfirmasi mengatakan sumbangan kepala desa dan ASN tidak diwajibkan. Itu hanya untuk mereka yang mau saja.
” Partisipasi atau sumbangan dinda itu sudah dimusyawarahkan dihadiri Tripika kecamatan, kades, lurah kepala sekolah tokoh agama tokoh masyarakat. Masyarakat sangat antusias,” kata M Arfah.
Setelah perayaan, kata Arfah akan diadakan pembubaran panitia yang nantinya turut dilaksanakan penyampaian laporan kegiatan terkait penggunaan anggaran.(**)






