RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Harga gabah di Bulukumba belum seragam karena masih ditemukan harga karena ditemukan adanya harga di atas Harga Pokok Penjualan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun rubrik.co.id, mengatakan kalau harga beli pedagang bervareasi ada di harga Rp6.500.00 ada juga Rp6.600.00 perkilogram.
“Ada juga yang beli Rp.6.500.00 dan ada Rp6.600.00 perkilogram,” kata Ismail petani asal desa Bontonyeleng, kecamatan Gantarang, Kamis 7 Agustus 2025.
Harga Gabah Petani Dibeli di Atas HPP
Ismail mengatakan kalau sejak kemarin Rabu 6 Agustus 2025 ada sejumlah pedagang yang merupakan mitra kerja bulog membeli diatas harga pokok penjualan (HPP).
Ismail berharap agar harga gabah petani terus naik menjelang panen raya di kabupaten Bulukumba.
Petani Harap Harga Gabah Naik Saat Panen Raya
Dia bahkan memprediksi harga gabah akan kembali naik saat musim panen raya yang jatuh pada bulan September 2025.
Sementara itu Jasman salah seorang pedagang mitra kerja bulog mengatakan kalau harga gabah naik sejak kemarin yakni dari Rp6.500.00 menjadi Rp6.600.00 perkilogram.
“Sudah naik Rp1000 rupiah perkilogram dari Rp6.500.00 naik jadi Rp6.600.00” katanya.
Sementara itu kepala Desa Bontonyeleng, kecamatan Gantarang Andi Mauragawali AS mengatakan kalau sekitar 500 hektar lahan persawahan di desanya yang akan melakukan panen.
“Sudah ada sebagian petani yang panen, namun belum semua, nanti bulan depan (September) baru panen raya,” kata Opu sapaan akrab Andi Mauragawali AS.
Berdasarkan informasi dari sejumlah petani, harga gabah bervariasi mulai dari Rp 5.700 hingga Rp 6.200 per kilogram.
Harga ini masih di bawah harga yang sudah ditetapkan pemerintah, yakni Rp 6.500 per kilogram.
Kenaikan harga gabah disambut baik oleh petani di kabupaten Bulukumba, dan berharap agar terus naik.***






