Diteror, Perempuan Korban Pemukulan Pacar di Bulukumba Trauma dan Ketakutan

Irwan Rubrik
perempuan korban pemukulan di Bulukumba menunjukkan luka lebam di wajah
Ilustrasi (foto-int)

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – SQ (20) warga kecamatan Ujung Bulu, kabupaten Bulukumba yang menjadi korban dugaan kekerasan fisik dari terduga pelaku MR (23) yang tidak lain adalah pacarnya sendiri mengaku mendapatkan teror.

Kapada wartawan SQ mengatakan kalau setelah kejadian Selasa sore 12 Agustus 2025 lalu kerap mendapatkan teror ancaman dari terduga pelaku.

“Saya takut, usai MR menganiaya saya sore harinya, malam dia datang lagi mondar-mandir mencari saya dekat rumah,” kata SQ.

Merasa takut dan trauma tinggal di rumahnya, saat ini dia mengaku sementara waktu tinggal di rumah kebaratnya.

Bahkan sebelum kejadian SQ mengaku sudah kerap diancam oleh MR, dia mengaku tidak bisa berbuat banyak karena diintimidasi oleh terduga pelaku.

“Saya takutkan kalau dia datang lagi di rumah, apalagi sekarang di rumah hanya mama, dan dua adik perempuan saya, karena bapak saya sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Kondisi Korban, Teror Pelaku, dan Kekhawatiran Keluarga

Sementara itu Hj Nilma nenek SQ meminta agar terduga pelaku untuk segera diamankan untuk mengantisipasi adanya hal-hal lain diluar dari kasus ini.

“Saya tidak bisa jamin keluarga lain, karena ini sudah persoalan siri, makanya saya berharap pihak kepolisian untuk mengamankan terduga pelaku,” harapnya.

Hj Nilma mengaku telah mendampingi SQ untuk melaporkan kekerasan fisik yang dialami cucu perempuannya tersebut.

“Sakit sekali hati ini melihat cucu saya pukuli sampai dua matanya bengkak, saya minta agar yang melakukan ini diamankan, sebelum keluarga bertindak sendiri-sendiri,” ujarnya .

Sementara itu kasat Reskrim polres Bulukumba Iptu Muhammad Ali mengatakan kalau kasus ini telah ditindak lanjuti dengan memeriksa terduga korban.

Penanganan Polisi dan Kronologi Penganiayaan

“Masih dalam proses penyelidikan, selanjutnya kita akan lengkapi keterangan saksi-saksi,” ujarnya.

Seorang pria di Kabupaten Bulukumba berinisial MR (23) dilaporkan ke Polres Bulukumba oleh pacarnya sendiri, SQ (20), atas dugaan penganiayaan.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa sore, 12 Agustus 2025. Korban mengaku dianiaya pelaku saat berboncengan mengendarai sepeda motor.

“Dia pukul saya berkali-kali, sampai mata kiri dan kanan saya lebam,” ujar SQ saat memberikan keterangan kepada polisi.

Korban menduga kekerasan itu dipicu rasa cemburu pelaku. Tak hanya memukul, pelaku juga menghancurkan telepon genggam korban.***