RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Kasus pencurian bukan hanya terjadi di gedung ammatoa, namun kantor Bawaslu kabupaten Bulukumba juga dimasuki pencuri diduga terjadi pada Minggu malam 25 Agutus 2025.
Muh Ashar Humas Bawaslu kabupaten Bulukumba mengungkapkan bahwa pihaknya baru sadar mesin air kantor hilang, Senin pagi, 25 Agustus 2025 saat persediaan air di penampungan habis.
“Pas habis air di penampungan, baru sadar waktu mau nyalakan mesin, ternyata sudah hilang,” ujarnya kepada wartawan, Selasa 26 Agutus 2025.
Menurut Ashar, meski di kantor Bawaslu telah terpasang CCTV, rekaman tidak berhasil menangkap jelas pelaku pencurian lantaran posisi mesin air berada di ujung gedung.
“Ada bekas gergaji di pipa air, sepertinya dipotong sebelum dibawa kabur,” tambahnya.
Mesin Air Bawaslu Bulukumba Dicuri dan Barang Lain Ikut Raib
Lebih parah lagi, pelaku tidak hanya menggasak mesin air, tetapi juga mengambil sejumlah barang lain yang berada di luar kantor, termasuk ember dan tempat sampah besar.
Kasus ini menambah panjang daftar pencurian beruntun di Ujungbulu selama sepekan terakhir.
Sebelumnya, maling menyasar Gedung Satap, Kantor Dinas Perikanan yang kehilangan dua unit AC, sebuah konter pulsa di pelataran Masjid Islamic Center Dato Tiro, hingga proyek pembangunan Gedung Ammatoa yang raib 20 batang besi dan dua unit smartphone milik pekerja.
Maraknya pencurian ini membuat warga resah dan mendesak aparat kepolisian segera bertindak tegas, agar situasi keamanan di Ujungbulu kembali kondusif.
Sementara itu Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Bulukumba melaksanakan patroli malam dengan sasaran masjid dan sekolah, Senin malam 25 Agutus 2025.
Rentetan Pencurian dan Respons Kepolisian Lewat Patroli Presisi
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya pencurian di lokasi tersebut.
Kasat Samapta Polres Bulukumba, AKP Baharuddin, menjelaskan bahwa patroli ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Patroli ini untuk mencegah serta mengantisipasi maraknya aksi pencurian di masjid maupun sekolah. Kami berharap dengan kehadiran polisi, masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Baharuddin mengimbau kepada pihak sekolah maupun pengurus masjid agar turut melakukan langkah pencegahan dengan cara mengamankan barang-barang berharga dan memperketat pengawasan lingkungan.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi juga membutuhkan dukungan semua pihak. Dengan kerjasama, kita bisa mencegah terjadinya aksi pencurian,” tambahnya.
Patroli Presisi ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Bulukumba untuk terus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya pada malam hari, demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.***






