Rubrik.co.id – Tim Nasional atau Timnas Futsal Indonesia menorehkan catatan bersejarah setelah memastikan tiket final AFC Futsal Asian Cup 2026.
Kepastian itu diraih usai Indonesia menaklukkan Jepang dengan skor 5-3 melalui babak perpanjangan waktu di Indonesia Arena.
Pertandingan semifinal tersebut berlangsung ketat dan sarat tensi hingga memancing apresiasi dari kedua pelatih kepala.
Pelatih Timnas Indonesia Hector Souto menilai kemenangan tersebut sebagai hasil kerja kolektif seluruh elemen tim.
Ia menegaskan pencapaian ini tidak lahir dari satu sosok, melainkan buah kontribusi pemain, staf, dan seluruh pihak di belakang tim.
“Saya bukan pembuat sejarah, tim inilah pembuat sejarahnya. Ini bukan soal satu orang, tapi keberhasilan semua orang yang bekerja bersama, termasuk staf dan pemain yang tidak bermain hari ini,” ujar Hector.
Kendali Extra Time Indonesia
Hector mengakui timnya sempat kehilangan ritme permainan pada babak kedua meski sempat unggul lebih dulu.
Menurutnya, ketenangan dan disiplin strategi menjadi pembeda saat laga memasuki extra time.
Ia juga menekankan pentingnya fokus pemain meski sempat muncul keputusan penalti untuk lawan yang dinilainya meragukan.
Menjelang partai puncak, Hector menolak anggapan bahwa Iran sudah pasti keluar sebagai juara.
Pelatih asal Spanyol itu menilai final masih terbuka dan Indonesia siap memainkan peluangnya di hadapan publik sendiri.
Tim pelatih kini memprioritaskan pemulihan kondisi pemain mengingat jadwal padat dan keterbatasan rotasi skuad.
Di sisi lain, Pelatih Jepang Kensuke Takahashi secara terbuka mengakui keunggulan Indonesia pada laga tersebut.
Ia menilai atmosfer Indonesia Arena memberi tekanan besar yang sulit diimbangi timnya.
Kensuke menyebut kestabilan Jepang runtuh di babak tambahan dan kesalahan kecil langsung berbuah gol bagi tuan rumah.
Meski tersingkir, Kensuke mengapresiasi perkembangan futsal Indonesia dan memprediksi final akan berjalan sengit.
Partai final AFC Futsal Asian Cup 2026 akan mempertemukan Indonesia dengan juara bertahan Iran di Indonesia Arena. ***






