Rubrik.co.id – Kebun Binatang Fort Wayne di Indiana, Amerika Serikat, mengumumkan kelahiran seekor bayi orangutan Sumatra sebagai bagian dari program konservasi satwa langka.
Bayi orangutan tersebut diberi nama Raya dan secara resmi diperkenalkan kepada publik pada Rabu, 11 Januari 2026.
Raya lahir dari induk betina bernama Tara yang kini berusia 30 tahun dan telah menjadi bagian dari Fort Wayne Zoo sejak 2003.
Ayah Raya adalah Tengku, orang utan jantan berusia 39 tahun yang tercatat sebagai salah satu koleksi terlama kebun binatang tersebut sejak 1995.
Pihak pengelola menilai kelahiran Raya memiliki arti strategis karena orang utan Sumatra termasuk spesies dengan status sangat terancam punah di alam liar.
Konservasi Orang Utan Sumatra Global
Fort Wayne Zoo menyebut kelahiran ini sebagai hasil dari pengelolaan perawatan satwa jangka panjang yang berfokus pada keberlanjutan populasi.
“Saya senang dengan upaya Kebun Binatang Fort Wayne dalam konservasi orang utan. Setiap kelahiran orang utan adalah hal yang penting bagi kelangsungan hidup spesies tersebut,” kata Angie Selzer, Spesialis Senior Perawatan Hewan.
Manajemen kebun binatang menjelaskan Tara menunjukkan perilaku keibuan yang sangat baik sejak proses kelahiran berlangsung.
“Ibu dan bayi orang utan semua dalam keadaan sehat dan terus menghabiskan banyak waktu untuk menjalin ikatan. Sebagai induk yang berpengalaman, Tara telah menunjukkan perawatan dan perhatian yang luar biasa kepada Raya sejak dilahirkan,” demikian pernyataan resmi Fort Wayne Zoo.
Kebun binatang juga membuka akses bagi publik untuk mengikuti perkembangan Raya melalui kanal media sosial dan situs resmi mereka.
Kelahiran Raya diharapkan memperkuat kesadaran internasional terhadap perlindungan orang utan Sumatra yang populasinya terus tertekan oleh deforestasi dan perburuan liar. ***






