Rubrik.co.id – Persib Bandung dihadapkan pada ujian krusial saat menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26, Rabu (18/2).
Klub berjuluk Maung Bandung itu wajib mengejar defisit agregat 0-3 dalam laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, meski reputasi kandang kerap menjadi pembeda.
Bek senior asal Italia, Federico Barba, menilai peluang lolos masih terbuka lebar selama tim mampu menjaga keyakinan dan intensitas permainan.
Keyakinan Kuat Persib Bandung
“Saat kalah dengan skor 0-3, tidak banyak kata yang bisa disampaikan. Kami beruntung karena masih memiliki satu pertandingan lagi di kandang dan kami sangat kuat di sana. Sekarang kami pulang membawa mentalitas bahwa semua masih bisa terjadi,” ujar Barba.
Pada pertemuan pertama, Persib sejatinya tampil cukup berani, namun harus kebobolan cepat di awal masing-masing babak yang membuat alur permainan sulit dikendalikan.
Gol pembuka dicetak Pedro Tana pada menit kelima, disusul gol Gabriel Mutombo di menit ke-53, sebelum Pedro Tana kembali mencatatkan namanya di papan skor pada penghujung laga.
Barba menilai sejumlah kesalahan mendasar menjadi faktor utama kegagalan tim asuhan Bojan Hodak dalam meredam serangan lawan di laga tandang.
Pemain berusia 30 tahun itu menegaskan Persib memiliki catatan kandang yang impresif, termasuk rekor sempurna di ajang BRI Super League 2025/26.
Ia menilai atmosfer GBLA dan dukungan penuh Bobotoh bisa menjadi elemen penting untuk menggoyahkan fokus tim tamu dan membuka peluang kebangkitan. ***






