Federica Brignone Sabet Emas di Ski Alpen Olimpiade Musim Dingin 2026

Azka Fachri
Federica Brignone melaju di lintasan giant slalom Tofane usai mencatat waktu tercepat pada Olimpiade Musim Dingin 2026. Foto Official
Federica Brignone melaju di lintasan giant slalom Tofane usai mencatat waktu tercepat pada Olimpiade Musim Dingin 2026. Foto Official

Rubrik.co.id – Federica Brignone membuka peluang besar meraih emas kedua di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina setelah tampil dominan pada nomor giant slalom putri Ski Alpen.

Atlet Italia berusia 35 tahun itu mencatat waktu tercepat pada rangkaian awal lomba yang digelar Minggu di Tofane.

Brignone melaju mulus di lintasan 51 gerbang dengan catatan 1 menit 03,23 detik dan meninggalkan para pesaingnya dengan selisih mencolok.

Hasil tersebut memperkuat posisinya sebagai kandidat utama emas setelah sebelumnya memenangkan super-G, emas Olimpiade pertama sepanjang kariernya.

Penampilan impresif ini terasa istimewa mengingat Brignone baru pulih dari cedera patah kaki kiri yang dialaminya Maret lalu dan sempat membuatnya tidak bisa berjalan selama beberapa pekan.

Persaingan Ketat Giant Slalom

Atlet Jerman Lena Duerr berada di posisi kedua dengan selisih 0,34 detik, disusul rekan setim Brignone, Sofia Goggia, yang tertinggal 0,46 detik.

Persaingan papan atas semakin padat setelah Sara Hector dari Swedia, Thea Louise Stjernesund asal Norwegia, dan Lara Colturi dari Albania membukukan waktu identik di posisi keempat.

Stjernesund sempat memimpin saat menjadi starter pertama, sebelum catatannya disamai Hector dan kemudian Colturi yang disambut sorak penonton.

Sementara itu, bintang Amerika Serikat Mikaela Shiffrin menempati posisi ketujuh dengan selisih lebih dari satu detik dari pemimpin lomba.

Shiffrin masih berupaya bangkit setelah finis keempat di nomor kombinasi, hasil yang membuatnya gagal merebut medali Olimpiade pertamanya dalam delapan tahun.

Meski tampil aman dan konsisten, kecepatan Shiffrin belum cukup untuk menandingi agresivitas Brignone di setiap sektor lintasan.

Statistik split time menunjukkan Brignone unggul di hampir seluruh segmen, mempertegas dominasinya pada lomba kali ini. ***