Rubrik.co.id – Pebalap ski alpine Swiss, Loic Meillard, menaklukkan kondisi lintasan ekstrem untuk merebut emas slalom putra pada Olimpiade Musim Dingin (OMD) Milan-Cortina 2026 yang digelar Senin waktu setempat.
Persaingan slalom putra berlangsung dramatis setelah atlet Norwegia Atle Lie McGrath gagal menyelesaikan lomba meski memimpin pada run pertama.
Hujan salju lebat dan desain lintasan yang berat pada run pembuka memangkas jumlah finis dari 96 peserta menjadi hanya 44 atlet.
McGrath yang berstatus peringkat satu dunia versi FIS mencatat waktu tercepat 56,14 detik dan unggul 0,59 detik atas Meillard menuju run kedua.
Drama Run Penentuan Slalom
Kondisi lintasan membaik saat langit cerah pada run kedua yang menentukan hasil akhir.
Meillard tampil stabil dan mencatat total waktu 1 menit 53,61 detik untuk mengambil alih posisi teratas.
McGrath justru kehilangan peluang emas setelah melewatkan gate awal pada run kedua dan berujung DNF.
Atlet Austria Fabio Gstrein meraih perak dengan catatan 1:53,96.
Medali perunggu jatuh ke tangan pebalap Norwegia Henrik Kristoffersen yang terpaut 1,13 detik dari Meillard.
Hasil ini melengkapi koleksi medali Meillard di Milan-Cortina setelah sebelumnya meraih perak nomor team combined dan perunggu giant slalom.
Meillard menyebut kemenangan slalom Olimpiade setahun setelah menjadi juara dunia sebagai pencapaian yang sangat spesial dan buah dari kerja keras panjangnya.
Keberhasilan Swiss juga menegaskan dominasi mereka di cabang ski alpine putra dengan torehan empat emas dari lima nomor.
Atlet China Liu Xiaochen tercatat gagal menyelesaikan run pertama.






