Rubrik.co.id – Tim hoki es putri Amerika Serikat merebut emas Olimpiade ketiga mereka setelah menundukkan rival abadi Kanada 2-1 melalui overtime pada final Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026 di ajang Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina.
Amerika Serikat bangkit dari ketertinggalan dan memaksakan perpanjangan waktu dalam laga yang berlangsung ketat di Milano Santagiulia Ice Hockey Arena.
Gol penyeimbang tercipta saat waktu normal tersisa sedikit lebih dari dua menit melalui tip-in jarak jauh kapten Hilary Knight yang membuat skor berubah 1-1.
Di overtime, bek Megan Keller memastikan kemenangan lewat solo rush yang mengakhiri perlawanan Kanada.
“Saya mencintai tim ini dan menutup karier Olimpiade dengan emas adalah perasaan yang luar biasa,” kata Knight.
Final Hoki Es Putri
Hasil ini memperpanjang rivalitas klasik Amerika Serikat dan Kanada yang mendominasi hoki es putri Olimpiade sejak debut cabang ini di Nagano 1998.
Kedua negara selalu menyabet emas Olimpiade hoki es putri dan telah bertemu pada tujuh dari delapan partai final, termasuk lima edisi beruntun sejak 2010.
Amerika Serikat memasuki final dengan dua gelar Olimpiade sebelumnya, sementara Kanada mengoleksi lima emas.
Bagi Knight yang berusia 36 tahun dan telah mengumumkan pensiun usai Olimpiade, laga ini menjadi penutup karier yang istimewa saat berhadapan dengan kapten Kanada Marie-Philip Poulin.
Kanada unggul lebih dulu pada awal periode kedua ketika Kristin O’Neill memaksimalkan situasi power play dan menaklukkan kiper Aerin Frankel.
Amerika Serikat meningkatkan tekanan pada periode ketiga hingga akhirnya menyamakan skor sebelum Keller menentukan hasil di overtime.
Pada laga perebutan perunggu sebelumnya, Swiss menyingkirkan Swedia 2-1 melalui overtime untuk meraih perunggu Olimpiade kedua mereka setelah Sochi 2014.






