Rubrik.co.id – Presiden International Olympic Committee Kirsty Coventry menilai Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026 sebagai ajang yang berjalan sangat sukses dan melampaui ekspektasi banyak pihak.
Pernyataan tersebut disampaikan Coventry dalam konferensi pers dua hari jelang penutupan ajang Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina.
Coventry menyebut pengalamannya mengunjungi berbagai arena pertandingan sebagai gambaran kuat tentang atmosfer Olimpiade Musim Dingin yang autentik.
Evaluasi Olimpiade Musim Dingin
Ia menyoroti venue pegunungan yang tertutup salju sebagai elemen penting yang memperkuat identitas Olimpiade edisi kali ini.
Menurut Coventry, penyelenggaraan lintas kota dan kawasan pegunungan di Italia utara menunjukkan pendekatan baru dalam menggelar Olimpiade Musim Dingin.
Ajang ini digelar di sejumlah lokasi, termasuk Milan dan resor pegunungan Cortina d’Ampezzo.
Meski sempat muncul keluhan soal jarak antarlokasi, Coventry menilai konsep multi-venue justru menjadi contoh baru penyelenggaraan yang berorientasi keberlanjutan.
“Ajang ini sukses dengan cara baru yang berkelanjutan dan hasilnya jauh melampaui ekspektasi,” ujar Coventry.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah atlet merasa pengalaman upacara pembukaan di Cortina lebih intim dibandingkan momen memasuki Stadion San Siro di Milan.
Coventry menambahkan bahwa kepuasan atlet menjadi indikator penting keberhasilan penyelenggaraan di tengah sebaran lokasi yang luas.
Ia mengapresiasi kerja panitia Milano Cortina 2026 yang menindaklanjuti masukan dari IOC Athletes’ Commission demi memastikan pengalaman atlet tetap setara di setiap venue.
Ke depan, IOC akan melakukan kajian data pasca-ajang untuk mengevaluasi aspek teknis dan operasional, sembari menjadikan Milan–Cortina 2026 sebagai tolok ukur baru Olimpiade Musim Dingin.






