Wang Xindi Antar China Tambah Emas di Olimpiade Musim Dingin

Azka Fachri
China memperkuat perolehan medali Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026 usai Wang Xindi merebut emas dan Li Tianma perunggu di aerials putra.
China memperkuat perolehan medali Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026 usai Wang Xindi merebut emas dan Li Tianma perunggu di aerials putra.

Rubrik.co.id – Kontingen China semakin menguatkan perolehan medalinya pada hari ke-14 Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026. Wang Xindi sukses merebut medali emas nomor freestyle skiing aerials putra, sementara rekan setimnya, Li Tianma, menyumbang perunggu pada laga yang digelar Jumat waktu setempat.

Hasil tersebut membawa total raihan China menjadi empat emas, tiga perak, dan lima perunggu, melampaui capaian mereka di Olimpiade Musim Dingin Vancouver 2010 dan Turin 2006 yang masing-masing berakhir dengan 11 medali.

Emas Spesial Pasangan Suami Istri

Kemenangan Wang Xindi juga sarat makna personal. Dua hari setelah istrinya, Xu Mengtao, mempertahankan gelar juara nomor aerials putri, Wang menyusul dengan emas miliknya sendiri.

Pasangan ini pun masuk dalam daftar langka suami istri yang sama-sama meraih emas individual di satu edisi Olimpiade Musim Dingin.

Berlaga di Olimpiade ketiganya, Wang tampil tenang saat final. Atlet berusia 30 tahun itu mengumpulkan 132,60 poin lewat pendaratan bersih.

Atlet Swiss, Noe Roth, sempat memberi tekanan dengan skor 131,58, namun tetap harus puas dengan perak.

Li Tianma, yang menjalani debut Olimpiade, merebut perunggu dengan 123,93 poin, sementara Sun Jiaxu finis keempat dan juara bertahan Qi Guangpu harus puas di posisi keenam setelah gagal di lompatan terakhir.

Hasil Cabang Lain

Di Livigno, emas nomor freestyle skiing halfpipe putra diraih atlet Amerika Serikat, Alex Ferreira, dengan skor 93,75.

Ia akhirnya melengkapi koleksi medali Olimpiade setelah sebelumnya meraih perak di PyeongChang dan perunggu di Beijing.

Henry Sildaru dari Estonia merebut perak, sementara Brendan Mackay dari Kanada membawa pulang perunggu.

China sebenarnya menurunkan empat atlet di babak kualifikasi halfpipe yang sempat tertunda akibat cuaca buruk. Namun, tak satu pun lolos ke final 12 besar. Su Shuaibing menjadi wakil terbaik dengan finis di posisi ke-16.

Speed Skating dan Hoki Es

Di Milan, Korea Selatan mendominasi nomor short track speed skating 1.500 meter putri, meraih emas dan perak. Atlet muda China, Yang Jingru, harus puas finis keempat.

Sementara itu, Belanda kembali menunjukkan dominasinya di speed skating. Antoinette Rijpma-de Jong mencatat waktu 1:54,09 untuk merebut emas 1.500 meter putri, unggul tipis 0,06 detik atas Ragne Wiklund dari Norwegia.

Di cabang hoki es putra, Kanada menyingkirkan Finlandia 3-2 pada semifinal, sementara Amerika Serikat mengalahkan Slovakia 6-2. Kanada dan Amerika Serikat akan saling berhadapan di partai final perebutan emas pada Minggu, dengan laga perebutan perunggu digelar Sabtu.

Adapun di Anterselva, Norwegia kembali berjaya di biathlon lewat kemenangan Johannes Dale-Skjevdal pada nomor 15 km mass start, sekaligus mengantar emas ke-17 bagi Norwegia di Olimpiade kali ini.

Amerika Serikat masih menempati posisi kedua klasemen emas dengan total 10 medali emas.