Deretan Pelatih Berpengalaman Kembali Warnai Piala Dunia 2026

Azka Fachri
Pelatih Marcelo Bielsa (Uruguay) hadir lagi di PIala Dunia 2026. Foto FIFA
Pelatih Marcelo Bielsa (Uruguay) hadir lagi di PIala Dunia 2026. Foto FIFA

Rubrik.co.id – Piala Dunia 2026 FIFA akan menjadi panggung bagi banyak pelatih berpengalaman yang kembali mencicipi atmosfer turnamen terbesar sepakbola dunia.

Sejumlah nama besar datang dengan rekam jejak tampil di final dunia, sementara sebagian lain membawa pengalaman lintas negara yang jarang dimiliki pelatih lain.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa jam terbang di Piala Dunia tidak selalu berbanding lurus dengan prestasi akhir di lapangan.

Di sisi lain, sejarah juga membuktikan bahwa pelatih tanpa pengalaman sebelumnya tetap bisa menciptakan kisah besar.

Lionel Scaloni menjadi contoh nyata setelah sukses mengantar Argentina juara dunia pada edisi 2022 meski baru pertama kali tampil sebagai pelatih utama.

Pengalaman tampil berulang kali di Piala Dunia dinilai mengubah cara pelatih memahami tekanan, mengelola emosi, dan menyampaikan pesan kepada pemain.

Berikut deretan pelatih yang kembali memimpin tim nasional mereka di Piala Dunia 2026 kawasan Amerika Utara.

Pelatih Berpengalaman di Piala Dunia 2026

Didier Deschamps akan mencatatkan partisipasi ketiganya bersama Prancis setelah tampil pada 2018 dan 2022 dengan status juara dan runner-up dunia.

Deschamps memimpin generasi emas Prancis yang bertumpu pada kecepatan dan ketajaman Kylian Mbappe di lini depan.

Marcelo Bielsa menjadi satu-satunya pelatih yang memimpin tiga negara berbeda di Piala Dunia setelah sebelumnya menangani Argentina, Chile, dan kini Uruguay.

Bielsa berharap dapat memulihkan wibawa Uruguay usai kegagalan fase grup pada Piala Dunia Qatar 2022.

Herve Renard kembali tampil untuk ketiga kalinya setelah mencuri perhatian dunia lewat kemenangan Arab Saudi atas Argentina di Qatar.

Renard menjalani periode kedua bersama Arab Saudi setelah sempat menangani Prancis pada Piala Dunia Wanita FIFA 2023.

Javier Aguirre kembali dipercaya memimpin Meksiko dalam penampilan ketiganya di Piala Dunia dengan status tuan rumah bersama.

Aguirre sebelumnya selalu membawa Meksiko lolos dari fase grup namun terhenti di babak gugur.

Roberto Martinez tampil untuk ketiga kalinya di Piala Dunia, kali ini bersama Portugal setelah melewati pasang surut bersama Belgia.

Martinez datang ke turnamen ini dengan status juara UEFA Nations League.

Zlatko Dalic kembali memimpin Kroasia setelah membawa negaranya ke final 2018 dan peringkat ketiga pada 2022.

Dalic akan menghadapi tantangan berat di fase grup edisi 2026.

Gustavo Alfaro kembali ke Piala Dunia usai membawa Paraguay lolos setelah penampilan kompetitif bersama Ekuador di Qatar.

Keikutsertaan Paraguay menjadi momen spesial setelah absen selama 16 tahun dari Piala Dunia.

Walid Regragui melanjutkan perjalanannya bersama Maroko usai mencetak sejarah finis di peringkat keempat pada 2022.

Regragui tetap dipercaya membangun skuad dengan ambisi besar meski ekspektasi publik meningkat tajam.

Hajime Moriyasu kembali membawa Jepang dengan tekad melampaui pencapaian babak 16 besar yang diraih di Qatar.

Jepang sebelumnya tampil mengejutkan dengan menjuarai grup yang dihuni Jerman dan Spanyol.

Hong Myungbo kembali ke Piala Dunia setelah pengalaman pahit sebagai pelatih pada edisi 2014.

Korea Selatan kini datang dengan skuad bertabur talenta muda dan target lebih tinggi.

Otto Addo kembali menangani Ghana setelah sempat mundur pasca kegagalan di Qatar.

Addo sukses membawa Ghana memastikan tiket Piala Dunia pada Oktober 2025.

Vladimir Petkovic kembali tampil di Piala Dunia, kali ini bersama Aljazair setelah sebelumnya melatih Swiss pada 2018.

Petkovic mengantar Aljazair kembali ke panggung dunia setelah absen selama 12 tahun.

Murat Yakin kembali memimpin Swiss usai membawa timnya lolos dari fase grup dengan performa atraktif di Qatar.

Swiss mencuri perhatian lewat kemenangan dramatis atas Serbia sebelum tersingkir di fase gugur.