Rubrik.co.id – Persebaya Surabaya bersiap menghadapi pertandingan sulit saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/26.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu malam.
Persebaya datang dengan kesadaran bahwa Borneo FC memiliki catatan kuat ketika bermain di kandang sendiri.
Tim asal Surabaya bahkan belum mampu meraih kemenangan di Samarinda dalam beberapa tahun terakhir.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menyebut catatan pertemuan kedua tim menunjukkan betapa sulitnya meraih hasil positif di kandang Borneo FC.
“Jika melihat sejarah pertandingan antara Borneo FC dan Persebaya, terakhir kali Persebaya menang di Samarinda adalah pada 23 Juni 2019,” ujar Bernardo Tavares.
Tantangan Berat Samarinda
Bernardo Tavares menilai Borneo FC tampil solid setiap kali bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Ia menyebut catatan tersebut menjadi gambaran kekuatan tim tuan rumah di Stadion Segiri.
Persebaya tetap memusatkan perhatian pada persiapan tim menjelang pertandingan pekan ini.
Beberapa pemain Persebaya masih menjalani pemulihan dari cedera yang membuat staf pelatih harus menyusun komposisi pemain dengan lebih teliti.
Situasi tersebut menjadi perhatian tersendiri dalam menentukan strategi menghadapi Borneo FC.
Performa tuan rumah juga sedang meningkat setelah meraih kemenangan 3-1 atas Arema FC.
Borneo FC sebelumnya juga mencatat hasil imbang 2-2 ketika bertandang ke markas Persija Jakarta.
Bernardo Tavares menyebut timnya harus bermain disiplin sejak awal hingga akhir pertandingan.
Ia meminta para pemain menjaga konsentrasi selama 90 menit agar mampu bersaing menghadapi tekanan tuan rumah.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan Persebaya akan berusaha menampilkan permainan terbaik demi meraih hasil positif di Samarinda.






