Rubrik.co.id – Persebaya Surabaya menelan kekalahan telak 1-5 saat bertandang ke markas Borneo FC pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu malam.
Hasil tersebut membuat pelatih Persebaya Bernardo Tavares memastikan timnya akan melakukan peninjauan ulang terhadap jalannya pertandingan.
Pelatih asal Portugal itu menilai Borneo FC tampil lebih tajam dalam memaksimalkan peluang sepanjang laga.
Evaluasi Kekalahan Persebaya
Tavares menjelaskan bahwa Persebaya sebenarnya mampu menciptakan beberapa kesempatan untuk mencetak gol.
Namun berbagai peluang yang diperoleh Bajol Ijo hanya berbuah satu gol sepanjang pertandingan.
“Kami juga memiliki beberapa peluang tetapi hanya mampu mencetak satu gol dan sekarang kami harus melihat kembali pertandingan ini untuk menganalisis apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Tavares.
Ia menyebut para pemain telah mencoba menjalankan rencana permainan yang disiapkan oleh tim pelatih sebelum pertandingan berlangsung.
Persebaya disebut berusaha tampil agresif dengan memenangkan duel-duel penting serta membangun serangan menuju pertahanan lawan.
Tavares menambahkan bahwa tim pelatih sebelumnya telah mempelajari gaya permainan Borneo FC melalui analisis pertandingan dan sesi latihan.
Menurutnya, seluruh persiapan tersebut dilakukan agar para pemain memahami cara menghadapi kekuatan tim tuan rumah.
Ia juga menyebut beberapa gol yang dicetak Borneo FC sebenarnya telah dibahas dalam sesi taktik sebelum pertandingan.
Ancaman tembakan jarak jauh dari pemain Pesut Etam bahkan menjadi salah satu hal yang sudah diantisipasi oleh tim pelatih Persebaya.
Meski tertinggal, Persebaya tetap berusaha tampil menyerang hingga pertandingan berakhir.
Statistik pertandingan mencatat Bajol Ijo melepaskan 13 tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang lawan.
Tavares mengungkapkan timnya tetap berupaya mencari gol tambahan meski kondisi pertandingan tidak menguntungkan.
Menurutnya tim memiliki dua pilihan ketika tertinggal yaitu berhenti berusaha atau tetap mencoba menyerang.
Persebaya akhirnya memilih terus menekan pertahanan Borneo FC meski strategi tersebut membuka ruang bagi lawan untuk kembali mencetak gol.
Setelah pertandingan ini, Persebaya akan kembali menjalani laga kandang menghadapi Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu 4 April mendatang setelah kompetisi Super League memasuki masa jeda selama tiga pekan.






