Hasil BRI Super League: Bhayangkara FC Tundukkan Arema FC

Azka Fachri
Bhayangkara Presisi Lampung FC menaklukkan Arema FC 2-1 setelah lawan kehilangan dua pemain dalam laga panas Liga Super di Bandarlampung. Foto Bhayangkara FC
Bhayangkara Presisi Lampung FC menaklukkan Arema FC 2-1 setelah lawan kehilangan dua pemain dalam laga panas Liga Super di Bandarlampung. Foto Bhayangkara FC

Rubrik.co.id – Bhayangkara Presisi Lampung FC mengamankan kemenangan 2-1 atas Arema FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion PKOR Way Halim, Bandarlampung, Selasa.

Arema FC sebenarnya memulai pertandingan dengan agresivitas tinggi dan berkali-kali menekan lini belakang Bhayangkara sejak peluit pertama dibunyikan.

Dalberto serta Joel Vinicius menjadi motor serangan tim tamu yang beberapa kali memaksa kiper Bhayangkara, Awan Setho, bekerja keras menghalau ancaman.

Tekanan yang dibangun akhirnya berbuah gol ketika Joel Vinicius menuntaskan umpan sundulan Dalberto di dalam kotak penalti menjelang akhir babak pertama.

Gol tersebut membuat Arema memimpin lebih dahulu sekaligus meningkatkan kepercayaan diri pemain Singo Edan dalam menguasai jalannya pertandingan.

Situasi berubah drastis pada masa tambahan waktu babak pertama saat Pablo Oliviera diganjar kartu merah sehingga Arema harus melanjutkan laga dengan sepuluh pemain.

Babak Kedua Memanas

Memasuki paruh kedua, Bhayangkara mulai tampil lebih menekan dengan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di lapangan.

Kesempatan emas sempat hadir pada menit ke-51 ketika Nehar Sadiki menyambar bola di depan gawang, namun penyelesaiannya belum mampu menggetarkan jala Arema.

Upaya berikutnya datang dari tendangan Ryo Matsumura yang masih mampu ditepis penjaga gawang Arema, Gianluca Pandeynuwu.

Walau bermain dengan sepuluh orang, Arema masih memberikan ancaman melalui tembakan keras Gustavo Franca pada menit ke-63 yang berhasil diselamatkan Awan Setho.

Pertandingan semakin berat bagi Arema setelah Dalberto menerima kartu merah pada menit ke-70 usai wasit asal Jepang Yudai Yamamoto meninjau tayangan VAR.

Keunggulan jumlah pemain akhirnya dimaksimalkan Bhayangkara pada menit ke-74 melalui tandukan Privat Mbarga setelah memanfaatkan sepak pojok.

Gol tersebut membuat tuan rumah menyamakan kedudukan sekaligus meningkatkan tekanan ke pertahanan Arema yang mulai kelelahan.

Bhayangkara kemudian berbalik memimpin ketika Moussa Sidibe mengeksekusi penalti pada menit ke-86 setelah Dendy Sulistyawan dilanggar di kotak terlarang.

Sisa pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi dengan sejumlah pelanggaran keras yang memaksa wasit mengeluarkan beberapa kartu tambahan.

Setelah peluit panjang dibunyikan, wasit kembali mengeluarkan kartu merah kepada pemain Arema Matheus serta seorang ofisial tim karena protes keras.

Hasil tersebut mengangkat Bhayangkara Presisi Lampung FC ke posisi keenam klasemen dengan koleksi 41 poin dari 25 pertandingan.

Arema FC tertahan di peringkat ke-11 dengan raihan 31 poin setelah gagal mempertahankan keunggulan di laga tersebut.