Bernardo Tavares Pasang Badan Usai Persebaya Kebobolan Lima Gol di Samarinda

Azka Fachri
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares memberi instruksi kepada pemain jelang laga melawan Persita di Stadion Gelora Bung Tomo. Foto Ileague
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares memberi instruksi kepada pemain jelang laga melawan Persita di Stadion Gelora Bung Tomo. Foto Ileague

Rubrik.co.id – Persebaya Surabaya berupaya bangkit setelah kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC Samarinda pada laga sebelumnya di BRI Super League 2025/26.

Hasil pahit tersebut memicu kritik keras dari publik terhadap lini pertahanan Bajul Ijo yang kebobolan lima gol dalam pertandingan di Samarinda.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares memilih berdiri di depan untuk melindungi para pemainnya dari tekanan yang muncul setelah kekalahan tersebut.

Ia menegaskan bahwa kekalahan timnya bukan disebabkan oleh satu pemain melainkan menjadi tanggung jawab seluruh skuad di lapangan.

Persebaya Fokus Perbaikan Tim

Sorotan tajam memang sempat mengarah kepada bek tengah yang terjatuh saat proses terciptanya gol keempat Borneo FC.

Bernardo Tavares menolak anggapan bahwa kesalahan tersebut harus dibebankan kepada satu pemain saja.

“Gol keempat terjadi karena kesalahan individu, bek tengah kami terjatuh. Tetapi kami kalah sebagai tim, jadi itu adalah kesalahan tim, bukan hanya satu pemain,” tegas Tavares.

Pelatih asal Portugal itu menjelaskan bahwa timnya tetap memilih bermain menyerang meski sudah tertinggal dalam pertandingan tersebut.

Ia menyebut Persebaya memiliki dua pilihan ketika tertinggal yakni berhenti berjuang atau tetap mencoba menekan lawan.

Keputusan untuk terus menyerang membuat ruang di lini belakang terbuka sehingga Borneo FC mampu menambah gol.

Karakter permainan menyerang tersebut akan terus dipertahankan namun dengan pengaturan yang lebih seimbang.

Persebaya kini memiliki waktu sekitar tiga minggu untuk melakukan evaluasi sebelum menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo pada 4 April mendatang.

Tavares menegaskan fokus utama saat ini adalah mengembalikan suasana positif di ruang ganti agar para pemain tampil percaya diri di hadapan pendukung Bonek.

Ia menyebut tim pelatih tengah menganalisis kesalahan pada pertandingan sebelumnya untuk memperbaiki penampilan pada laga berikutnya.

Bernardo Tavares menegaskan Persebaya harus tampil sebagai tim yang lebih solid ketika menghadapi Persita pada pertandingan pekan ke-26 nanti.