Persija Jakarta Buka Diskusi Soal Skuad Baru

Azka Fachri
Persija menggelar Ngopi Bareng bersama jurnalis. Klub membahas evaluasi skuad, rencana musim depan, hingga isu APBD FC. Foto dok Persija
Persija menggelar Ngopi Bareng bersama jurnalis. Klub membahas evaluasi skuad, rencana musim depan, hingga isu APBD FC. Foto dok Persija

Rubrik.co.id – Persija Jakarta kembali menghadirkan ruang diskusi santai bersama jurnalis melalui agenda Ngopi Bareng Persija yang digelar di Persija Galeri pada Selasa sore.

Suasana pertemuan berlangsung hangat ketika Direktur Persija Mohamad Prapanca dan Direktur Olahraga Persija Bambang Pamungkas menyapa para jurnalis yang hadir.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam nuansa Ramadan yang menghadirkan suasana penuh kebersamaan sekaligus membuka ruang dialog antara klub dan media.

Persija Siapkan Skuad Baru

Percakapan yang berlangsung dalam forum tersebut mencakup berbagai topik mengenai perkembangan tim.

Diskusi mengulas evaluasi pemain baru, rencana penyusunan kerangka tim untuk musim mendatang, hingga berbagai isu yang berkembang di luar lapangan.

Bambang Pamungkas yang akrab disapa Bepe menjelaskan bahwa kedatangan pemain baru bukan dimaksudkan untuk menggantikan pemain lama.

Ia menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menambah kedalaman skuad agar tim memiliki komposisi yang lebih kuat.

“Nama-nama itu sudah ada di kantong saya, sudah kami diskusikan, dan akan kami matangkan setelah Lebaran,” ujar Bepe.

Ia juga mengungkapkan bahwa manajemen klub telah memulai pembicaraan internal mengenai pemain yang dipertahankan serta potensi rekrutan baru untuk musim berikutnya.

Persija Tanggapi Isu APBD

Dalam kesempatan yang sama Mohamad Prapanca turut menanggapi anggapan yang menyebut Persija sebagai klub yang bergantung pada dana APBD.

Menurutnya Persija saat ini dikelola sebagai klub profesional dengan berbagai sumber pendanaan yang jelas.

Pendapatan klub berasal dari sponsor, kerja sama komersial, penjualan tiket pertandingan, hingga penjualan merchandise resmi.

Prapanca menegaskan kerja sama dengan sejumlah pihak termasuk BUMD dilakukan dalam kerangka kemitraan bisnis yang saling menguntungkan.

Ia menambahkan operasional klub berjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang profesional sehingga seluruh kerja sama dilakukan berdasarkan perjanjian resmi.