Rubrik.co.id – Persija Jakarta harus menerima hasil imbang 1-1 saat menjamu Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadium pada 15 Maret.
Hasil tersebut menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen tim yang mengakhiri pertandingan dengan rasa kecewa karena gagal mengunci kemenangan di kandang sendiri.
Penyerang Emaxwell Souza sempat membawa Macan Kemayoran unggul menjelang turun minum lewat gol pada menit 45+4 yang memicu sorakan suporter di stadion.
Penalti Jadi Sorotan
Situasi berubah drastis ketika peluang emas dari titik putih di penghujung babak kedua tidak mampu dimaksimalkan oleh Maxwell.
Kegagalan tersebut membuat Persija kehilangan peluang besar untuk menutup laga dengan kemenangan 2-1.
Maxwell mengakui pertandingan itu menghadirkan dua sisi emosi dalam satu waktu yang harus ia terima sebagai bagian dari perjalanan kariernya.
Ia menegaskan bahwa kegagalan tersebut akan dijadikan bahan evaluasi untuk tampil lebih baik pada laga berikutnya.
“Sepak bola terkadang bisa menghadirkan kegembiraan dan kesedihan dalam pertandingan yang sama, itu terjadi padaku,” ujar Maxwell.
Striker asal Brasil itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada rekan setim dan kelompok suporter Jakmania atas peluang yang terbuang.
Ia menyatakan siap memikul tanggung jawab atas hasil pertandingan sekaligus berkomitmen memberikan kontribusi lebih besar pada laga selanjutnya.
Di sisi lain, Persija menilai hasil akhir pertandingan tidak bisa disimpulkan hanya dari satu momen krusial.
Seluruh jalannya laga selama 90 menit dinilai sebagai rangkaian proses yang melibatkan kerja sama tim dan dinamika permainan yang terus berubah.






