Persijap di Ujung Tekanan, Selisih Tipis dengan Zona Merah

Azka Fachri
Skuad Persijap Jepara saat latihan jelang rangkaian laga padat sepanjang April di kompetisi liga.
Skuad Persijap Jepara saat latihan jelang rangkaian laga padat sepanjang April di kompetisi liga.

Rubrik.co.id – Persijap Jepara bersiap menjalani rangkaian pertandingan padat sepanjang April dalam lanjutan BRI Super League musim 2025/26.

Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu akan menghadapi lima pertandingan penting dari total sembilan laga tersisa musim ini.

Persijap dijadwalkan memulai laga pada pekan ke-26 dengan bertandang ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (6/4).

Selanjutnya, Persijap akan tampil di kandang dengan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (11/4).

Pada pekan ke-28, tim asuhan Mario Lemos akan menghadapi Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (20/4).

Persijap kemudian kembali bermain di kandang saat menjamu PSBS Biak pada Jumat (24/4).

Rangkaian laga April ditutup dengan pertandingan tandang menghadapi Dewa United FC di Banten International Stadium, Serang, Rabu (29/4).

Posisi Klasemen Masih Rawan

Persijap saat ini masih berupaya menjauh dari tekanan zona degradasi di papan klasemen sementara.

Hingga pekan ke-25, Persijap berada di posisi ke-14 dengan koleksi 21 poin dari lima kemenangan, enam hasil imbang, dan 14 kekalahan.

Selisih poin yang tipis dengan tim di bawahnya membuat posisi Persijap belum aman.

Persis Solo, Madura United FC, dan Semen Padang FC masing-masing mengoleksi 20 poin.

Sementara itu, PSBS Biak yang berada di dasar klasemen telah mengumpulkan 18 poin.

Kondisi tersebut membuat setiap pertandingan menjadi penentu bagi Persijap untuk menjaga posisi sekaligus membuka peluang naik di klasemen hingga akhir musim. ***