Persijap Curi Tiga Poin di Padang, Semen Padang Ditumbangkan 2 Gol

Azka Fachri
Persijap Jepara membawa pulang hasil sempurna dari lawatan ke markas Semen Padang FC.
Persijap Jepara membawa pulang hasil sempurna dari lawatan ke markas Semen Padang FC.

Rubrik.co.id – Persijap Jepara membawa pulang hasil sempurna dari lawatan ke markas Semen Padang FC.

Bertanding pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/26 di Stadion Haji Agus Salim, Senin (20/4) sore, Laskar Kalinyamat menang meyakinkan dengan skor 2-0.

Kemenangan penting itu lahir sejak babak pertama. Persijap tampil efektif dan mampu memanfaatkan momentum lewat dua gol cepat menjelang turun minum.

Gol pembuka dicetak Rendi Saepul pada menit ke-38. Tekanan Persijap berlanjut hingga akhirnya Carlos Franca menggandakan keunggulan pada menit ke-45. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.

Pada babak kedua, Semen Padang mencoba bangkit di hadapan pendukung sendiri.

Namun rapatnya pertahanan tim tamu membuat Kabau Sirah gagal mengejar ketertinggalan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Persijap tetap menjaga keunggulan dua gol.

Tambahan tiga angka ini sangat berarti bagi Persijap yang sedang berjuang menjauh dari papan bawah. Tim asal Jepara kini mengoleksi 28 poin dan naik ke posisi ke-13 klasemen sementara.

Jumlah poin tersebut sama dengan milik PSM Makassar yang berada tepat di bawahnya. Sementara Madura United FC menempel di posisi ke-15 dengan 26 poin.

Di zona merah, persaingan juga masih ketat. Persis Solo mengoleksi 24 poin, Semen Padang tertahan dengan 20 poin, sedangkan PSBS Biak masih menjadi juru kunci dengan 18 poin.

Kemenangan di Padang juga menjadi ajang balas dendam Persijap setelah sebelumnya kalah saat menjamu Semen Padang pada putaran pertama.

Laga Sengit Demi Jauhi Degradasi

Pelatih Persijap, Mario Lemos, mengakui laga berlangsung sulit karena timnya bermain di kandang lawan.

Namun ia puas karena anak asuhnya mampu menjalankan rencana pertandingan dengan baik.

“Ini pertandingan sulit, apalagi kami bermain tandang. Semen Padang tim bagus. Di babak pertama kami bisa mengontrol permainan dan mencetak gol. Babak kedua ritme sempat menurun, tapi yang terpenting kami membawa pulang tiga poin,” ujar Mario Lemos usai laga.

Pelatih asal Portugal itu menyebut jarak poin kedua tim sebelum pertandingan sangat dekat, sehingga Persijap memilih bermain disiplin dan minim risiko.

“Kami tahu mereka kuat dalam permainan bola mati. Karena itu kami berusaha tidak memberi ruang agar pertandingan bisa kami selesaikan dengan baik,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan empat pergantian pemain di babak kedua dilakukan untuk menambah energi baru di lini tengah yang mulai kehilangan kendali permainan.

Dengan hasil ini, Persijap mulai bernapas lega dalam perburuan keluar dari ancaman degradasi. Sebaliknya, Semen Padang semakin tertekan di dasar klasemen. ***