Tambang Galian C Ditutup di Bulukumba, Kontraktor Menjerit, Buruh Angkut Pasrah

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Sejak sepekan terakhir, kepolisian Polres Bulukunba bertindak tegas menutup seluruh tambang galian C yang ada di Bulukumba. Dampaknya kontraktor berteriak, tidak ada material yang bisa digunakan untuk menjalankan proyek mereka.

Asikin satu di antaranya. Dia mengeluhkan ditutupnya tambang galian C di Bulukumba. Dia meminta pemerintah turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.

Berat katanya menjalankan proyek saat ini, semua bahan serba mahal. Kalau pun ada harus beli mahal karena di luar Kabupaten Bulukumba.

“Tidak ada bahan di Bulukumba, semua tambang di pasangi garis polisi. Kalau beli di luar daerah, uangnya tentu dirasakan kabupaten lain,” sesalnya.

Jangan salahkan nantinya, kata Ciking sapaannya, jika kualitas bangunan di Bulukumba tidak baik. Karena memang bahannya yang tidak berkualitas.

“Akhirnya bangunan tidak berkualitas, karena orang pakai pasir sembarang. Bahan tidak ada, sama ji disuruh masak baru tidak ada beras,” sesalnya.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, IPTU Yusuf yang dikonfirmasi mengaku sudah menjadi proritas kerjanya menutup tambang sejak pertama dilantik.

Dia takut Bulukumba tenggelam, jika Tambang ilegal Bulukumba tetap beroperasi, pasalnya mereka tidak dimiliki kewajiban untuk menjaga ekosistem yang rusak akibat penambangan.

” Kita tutup semua tanpa pandang bulu,” tutupnya.

Sementara itu buruh angkut salah satu tambang galian C di Bulukumba Sabri mengatakan kalau dengan ditutupnya tambang maka akan hilang pula mata pencahariannya untuk menghidupi keluarganya.

“Dampaknya sangat terasa bagi kami yang hanya mengandalkan upah harian,” keluh seorang buruh angkut yang setiap hari menunggu truk pengangkut pasir yang datang ke lokasi tambang.

“Kalau ini berlanjut,entahlah pak kami tidak tahu lagi,bagaimana caranya menghidupi keluarga kami,” ujarnya pasrah. (**)

Komentar