RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Pasar tumpah atau pasar yang akrab dinamakan pasar Setan yang sebelumnya dilakukan di depan pasar sentral Bulukumba sempat mendapat sorotan dari beberapa pengendara akibat kemacetan yang kerap terjadi saat sore jelang Magrib.
Olehnya, Pemerintah Daerah melalui wakil Bupati Bulukumba menanggapi serius keluhan warga tersebut.
Yang kemudian menggelar rapat koordinasi bersama Kadis Perdagangan, Kadis Perhubungan dan Kasatpol PP Bulukumba.
Dari hasil rapat tersebut, akhirnya disepakati untuk dilakukan pemindahan aktivitas pasar tumpah tersebut.
Sehingga pada hari ini, Senin 8 Agustus 2022. Aktivitas pasar tumpah ini resmi dikembalikan ke Pasar Cekkeng, Kelurahan Terang-terang, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.
Sesuai pantauan wartawan, para pedagang sudah mulai melakukan aktivitas jual belinya.
Hanya saja, di malam pertama ini. Pedagang masih mengeluhkan minimnya pembeli yang datang untuk memborong dagangannya.
Seperti diakui HJ. Sali, salah seorang pedagang sayuran yang berasal dari kabupaten tetangga mengatakan, bahwa malam pertama dirinya berjualan disini, pembeli masih sepi.
“Masih sepi pembeli dek, mungkin karena orang belum tahu kalau kita sudah pindah berjualan,” kata Hj Sali saat dimintai tanggapannya.
Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Bulukumba, Andi Edy Manaf bersama Kadis Perdagangan, Perindustrian dan UMKM Andi Munthasir Nawir memantau aktivitas pasar tumpah di Pasar Cekkeng, Kelurahan Terang-terang, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Diketahui, pasar tumpah di Cekkeng Kelurahan Terang-terang ini malam pertama dikembalikan usai sebelumnya sempat dilakukan di Pasar Sentral Bulukumba.
Saat berada di Pasar Cekkeng, Wabup Edy Manaf bersama Kadisperindag didampingi personil Satpol-PP dan personil Polsek Ujung Bulu, mengelilingi dan menyapa para pedagang yang sedang melakukan aktivitas jual belinya.
“Sabarki Bu, memang masih nampak sepi karena orang belum pada tau, soalnya ini malam pertama kita beraktivitas disini,” ajak Wabup Edy Manaf kepada para pedagang yang dikunjunginya.
Ditambahkan Edy Manaf saat dimintai tanggapannya usai mengelilingi para pedagang, dirinya mengajak masyarakat Bulukumba yang tidak sempat berbelanja saat pagi, untuk datang ke pasar Cekkeng untuk berbelanja kebutuhan sehari-harinya.
“Ayo mari ramaikan Pasar tumpah di Cekkeng, semoga dengan dipindahkannya aktivitas pasar disini, di jalur dua Poros Ratulangi tidak lagi macet karena kendaraan para pedagang yang kerap parkir saat sore,” imbuhnya.
“Teruntuk bagi pedagang yang masih menjalankan aktivitas di pasar sentral saat malam hari, kami menghimbau agar semuanya bisa melaksanakan aktivitas jual beli secara bersama-sama di Cekkeng.” Tutupnya.(**)






