Daerah  

Sapi Masih Bebas Berkeliaran Dalam Kota, Ancam Nyawa Pengendara

5212024132121
Ketfo : Sejumlah ternak liar jenis sapi saat berkeliaran bebas di jalan Samratulangi kota Bulukumba

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Belasan ekor ternak liar masih terlihat berkeliaran di sejumlah jalan dalam kota kabupaten Bulukumba saat malam hari.

Seperti di jalan Samratulangi (jalur dua) Jumat dini hari 21 Juni 2024 warga sempat mengabadikan belasan ekor sapi berkeliaran.

Sapi-sapi tersebut selain membahayakan pengendara yang melintas di jalan juga menhambur sampah yang ada ditempat pembuangan sampah.Bahkan ada juga yang membuang kotoran di jalan dan depan toko milik warga.

Sapi tersebut menurut warga biasanya keluar saat malam hari dan berkeliaran dalam kota. Keluhanpun muncul dari sejumlah warga yang sangat dirugikan dengan sapi liar tersebut.

Sejumlah warga mengaku tanaman hias mereka yang ada di dalam teras dan depan rumah juga habis di makan sapi.

Bahkan postingan video akun Facebook @ Andi Hamka Muhammad yang diunggah Kamis malam 20 Juni 2024 terlihat segerombolan sapi sedang berkeliaran di tengah jalan Samratulangi. Bahkan sapi-sapi tersebut terlihat hendak memasuki tempat kerjanya, namun sempat dihalau.

Dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya Jumat 21 Juni 2024 Andi Muhammad Hamka membenarkan video yang diunggah tersebut kejadiannya sekitar pukul 12:20 WITA Jumat dini hari.

Menurut Andi Hamka kalau sapi liar tersebut sangat menganggu pemilik usaha di sepanjang jalan Samratulangi serta pengendara yang melintas.

” Tadi malam masuk di pekarangan toko milik warna dan mengobrak abrik tempat sampah,” katanya.

Andi Hamkah berharap agar dinas terkait salam hal ini satpol PP Bulukumba melakukan operasi ternak dan memberikan sanksi terhadap pemilik ternak.

Sementara itu Pelaksana Tugas Sementara (PLT) Kasatpol PP Kabupaten Bulukumba Andi Hasbullah yang dikonfirmasi Jumat 21 Juni 2024 mengatakan telah menerima laporan tersebut.

Menurut Seketaris Satpol PP Bulukumba ini kalau akan segera menindak lanjuti hal tesebut dengan melakukan razia ternak. ***