RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Harga cengkeh basah dan kering di beberapa hari terkahir di kabupaten Bulukumba mengalami kenaikan.
Cengkeh basah di harga Rp38.000ribu perkilogram dan harga untuk yang kering Rp115.000 ribu perkilogram.
“Saya baru menjual cengkeh basah 45 kilo kemarin dengan harga Rp38.000 perkilogram,”kata Burhan petani cengkeh asal desa Benteng Palioi, kecamatan Kindang, Senin 30 Juni 2025.
Menurut Burhan harga cengkeh di tingkat pengepul yang ada di kabupaten Bulukumba relatif baik, karena belum memasuki panen raya,” Ujarnya.
Kenaikan harga cengkeh saa ini sangat membantu peningkatan pendapatan ekonomi petani, sehingga bisa bermuara pada kesejahteraan keluarga.
“Kami sangat terbantu ekonomi keluarga dari hasil penjualan cengkeh kering itu,”kata Burhan.
Hal serupa yang juga dikatakan, Suardi petani cengkeh lainya yang di kecamatan Kindang mengatakan dirinya baru menjual cengkeh kering 25 kilogram dengan harga Rp.115.000 perkilogram.
Suardi mengatakan dirinya kini terus mengembangkan perkebunan tanaman cengkeh karena nilai jual di pasaran terus membaik.
Selain itu juga pengembangan tanaman cengkeh di daerahnya itu sangat cocok selain struktur tanah liat, juga cuaca dingin hingga bisa tumbuh subur.
Namun menurut Suardi pada musim panen perdana mengalami penurunan, banyak buah yang masih mudah gugur dan rontok akibat curah hujan yang sangat tinggi.
” Harga naik, tapi hasil panen kedepan pasti kurang, karena banyak yang gugur dan rontok akibat hujan lebat,” Katanya lagi.
Cuaca extrim melanda kabupaten Bulukumba beberapa hari terakhir, sejumlah bencana terjadi mulai longsor, banjir hingga pohon tumbang.***






