Kades Bontonyeleng Ingatkan Harga Beli Gabah Petani Tidak Boleh Dibawa HPP

Irwan Rubrik
Harga gabah petani Bulukumba di atas HPP
Ilustrasi gabah (foto-int)

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Memasuki musim panen di wilayahnya, kades Bontonyeleng mengigatkan petani dan mitra kerja bulog untuk tidak menjual dan membeli gabah petani dibawa Harga Pokok Pembelian.

Hal ini ditegaskan langsung oleh kepala desa Bontonyeleng Andi Mauragawali As kepada wartawan, Minggu 9 Agustus 2025.

Menurut Andi Mauragawali musim panen sudah mulai berlangsung di desa Bontonyeleng, sejumlah mitra kerja bulog mulia membeli gabah petani dengan harga Rp6.500.00 perkilogram hingga diatas Harga Pokok Pembelian (HPP).

Kades Bontonyeleng Ingatkan Petani Jangan Jual Gabah di Bawah HPP

Opu sapaan akrab kades Bontonyeleng mengingatkan para petani untuk tidak menjual gabah mereka di bawa dari harga pemerintah HPP, kalau ditemukan ada oknum mitra kerja bulog membeli tidak sesuai maka segera dilaporkan ke pemerintah desa maupun anggota TNI serta bulog Bulukumba.

“Saya minta petani baik di Bontonyeleng maupun diluar untuk tidak menjual gabah mereka dibawa harga Rp6.500.00 perkilogram,” tegasnya.

Kalau ada pedagang mitra bulog yang ingin membeli gabah petani diatas harga pemerintah untuk lebih baik lagi, karena saat ini harga gabah petani sudah tembus Rp6.600.00 perkilogram, itu artinya sudah diatas harga pokok pembelian.

“Bagus lagi kalau ada pedagang yang mau beli diatas harga pokok pembelian, asal jangan dibawanya,” ujar Opu.

Opu mengakui kalau sampai saat khusus di desa Bontonyeleng belum ada petani yang mengeluhkan gabah mereka dibeli dibawa Rp.6.500.00, bahkan kabarnya diatas harga.

Sementara itu mitra kerja bulog kabupaten Bulukumba H Iwan mengatakan kalau semua mitra pedagang yang tergabung dalam UD Alesha Jaya miliknya untuk tidak mencoba membeli gabah petani dibawa harga pokok pembelian (HPP), kalau sampai itu terjadi maka dia mengaku akan menolak masuk gudang.

Mitra Bulog Tegaskan Tak Terima Gabah di Bawah Harga Pemerintah

“Saya mengingatkan bagi pedagang yang ada di UD Alesha Jaya untuk tidak permainkan harga gabah petani, kalau itu terjadi maka semua gabahnya saya tolak untuk diterima di gudang miliknya,” tegas H Iwan.

Ditambahkan H Iwan kalau saat ini harga pembeli gabah di desa Bontonyeleng sudah diatas HPP yakni Rp6.600.00 yang harusnya Rp6.500.00 perkilogram,” tutup H Iwan.

Sementara itu pimpinan Bulog kabupaten Bulukumba Farid Nur yang dikonfirmasi wartawan beberapa waktu lalu menegaskan kalau harga gabah petani Rp6.500.00 sesuai HPP dan tidak boleh dibawa harga.

“Saya tegaskan kalau harga gabah beli gabah petani tetap sesuai HPP, kalau ada mitra kerja dibawa harga tersebut silahkan laporkan,” tegas Farid Nur.***