RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Arena judi sabung ayam berskala besar diduga telah beroperasi sejak lama di Desa Sangkala, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Aktivitas Judi Sabung Ayam di Desa Sangkala
Hal ini diungkapkan salah seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan indentitasnya mengatakan kepada rubrik.co.id kalau aktivitas judi sabung ayam di desa Sangkala, kecamatan Kajang sudah lama beroperasi.
“Sudah lama beroperasi di desa Sangkala, dalam sepekan tiga kali para pelaku bermain judi sabung ayam,” kata warga desa Sangkala, Kamis 18 September 2025.
Bahkan warga menyebut kalau aktivitas judi sabung ayam di desa Sangkala terbilang sangat besar karena sudah masuk lintas kabupaten yang datang untuk bermain judi.
“Bukan hanya warga desa Sangkala saja yang datang, namun banyak juga dari luar kabupaten seperti Selayar, Sinjai datang di lokasi setiap tiga kali seminggu,” ucapnya.
Pemilik arena judi sabung ayam juga adalah mantan calon legislatif (caleg) di kabupaten Bulukumba, namun anehnya sampai saat ini belum juga disentuh pihak kepolisian.
Dugaan Keterlibatan Anak dan Peredaran Narkoba
Ditambahkan warga yang paling parah bulan hanya orang dewasa yang ikut bermain judi bahkan banyak anak dibawa umur termasuk masuk berstatus murid Sekolah Dasar yang ikut main judi di lokasi.
Parahnya lagi menurut warga, bukan hanya judi sabung ayam, namun diduga kuat di lokasi juga banyak beredar narkoba jenis sabu di perjual belikan di tempat judi sabung ayam.
“Paling miris biar anak SD ikut main judi sabung ayam , juga tempat peredaran narkoba di lokasi tersebut,” ucapnya.
Tanggapan Kapolsek Kajang dan Langkah Penegakan Hukum
Sementara itu Kapolsek Kajang Iptu Andi Umar yang dikonfirmasi wartawan mengatakan kalau di desa Sangkala memang ada arena judi sabung ayam dan sudah beberapa kali dilakukan penggerebekan, namun setiap polisi tiba di lokasi para pelaku sudah melarikan diri.
“Sangkala pernah saya grebek pak, tapi baru lihat polisi sudah lari semua , tadi di Mattoangin , tapi begitu kami datang semua meninggalkan tempat, karena memang belum sempat main,” kata Andi Umar melalui pesan WhatsAppnya.
Terkait dengan adanya dugaan pelaku anak di bawah umur yang ikut judi sabung ayam, dirinya belum mendapatkan informasi atau laporan terkait hal itu.
” Kalau info di atas bahwa ada ikut main anak di bawah umur tidak pernah saya dengar tapi lokasi tersebut sudah dua kali kami grebek dan bakar arenanya,” tegas Kapolsek Kajang.
Bahkan Andi Umur mengaku bukan hanya Polsek Kajang yang sudah melakukan penggerebekan di arena judi sabung ayam di desa Sangkala, namun anggota polres Bulukumba juga sudah turun melakukan hal yang sama , namun para pelaku sudah melarikan diri saat mengetahui polisi datang di lokasi,” ujar Mantan Kasi Propam Polres Bulukumba ini .
” Menurut anggota Polsek, sebelum saya masuk juga sudah beberapa kali digerebek termasuk polres pernah tapi selalu melarikan diri semua ,” ucap Iptu Andi Umar.
Andi Umar berjanji akan menindak tegas semua bentuk perjudian yang ada di wilayah hukumnya di kecamatan Kajang tanpa pandang bulu.
Dia bahkan mengaku sejak pertama bertugas sebagai Kapolsek Kajang dirinya sudah memberi penenkanan kepada semua anggotanya untuk tidak terlibat dalam judi sabung ayam, karena kalau sampai ada oknum yang ketahuan dan terbukti terlibat baik secara langsung maupun membekingi maka sudah dipastikan akan ditindak tegas.
“Saya sejak awal masuk sebagai Kapolsek sudah saya sampaikan kepada semua anggota jangan terlibat judi sabung ayam ataupun yang berbentuk pelanggaran hukum , karena saya pastikan akan menindak tegas siapapun itu,” tegas Kapolsek Kajang.***






