Arema FC Siap Bangkit Lawan Bhayangkara FC

Azka Fachri
Pelatih Arema FC Marcos Santos memberi arahan kepada pemain saat menghadapi Bali United di Stadion Kanjuruhan.
Pelatih Arema FC Marcos Santos memberi arahan kepada pemain saat menghadapi Bali United di Stadion Kanjuruhan.

Rubrik.co.id – Arema FC kembali harus menelan kekalahan setelah takluk 3-4 dari Bali United FC pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat malam.

Kini Arema FC menatap laga pekan ke-25 untuk tampil lebih dominan melawan Bhayangkara FC 10 Maret 2026.

Pertandingan versus Bali United terliha dengan pola terbuka yang saling mencetak gol hingga menit-menit akhir laga.

Meski mampu memberikan perlawanan sengit, Arema FC kesulitan mengendalikan permainan sejak awal pertandingan.

Awal Laga Jadi Sorotan

Pelatih Arema FC Marcos Santos menilai performa timnya pada babak pertama menjadi faktor utama yang memengaruhi jalannya pertandingan.

“Penampilan kami di babak pertama kurang baik dan itu membuat situasi pertandingan menjadi sulit,” ujar Marcos Santos.

Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Bali United yang mampu membuka keunggulan melalui gol Teppei Yachida pada menit ke-22.

Tekanan dari tim tamu terus berlanjut hingga Bali United menambah gol melalui Diego Campos.

Situasi itu memaksa Arema FC bermain lebih terbuka untuk mengejar ketertinggalan.

Memasuki babak kedua, permainan Singo Edan mulai mengalami peningkatan dengan intensitas serangan yang lebih agresif.

Arema FC mencoba kembali masuk ke dalam pertandingan melalui sejumlah peluang yang diciptakan di lini depan.

Marcos Santos menilai para pemainnya menunjukkan respons yang lebih baik setelah turun minum.

Namun pelatih asal Brasil tersebut mengakui masalah konsentrasi pada awal pertandingan bukan kali pertama terjadi musim ini.

Kondisi serupa terlihat ketika Arema FC kalah 1-3 dari Borneo FC pada pertandingan sebelumnya.

Dalam laga tersebut, Borneo FC mampu mencetak gol cepat pada menit ketujuh sebelum menambah dua gol lain pada babak pertama.

Situasi yang hampir sama juga terjadi saat Arema FC menghadapi Madura United FC ketika gawang Singo Edan kembali kebobolan menjelang turun minum.

Menurut Marcos Santos, catatan tersebut menunjukkan bahwa tim harus meningkatkan fokus sejak awal pertandingan.

Tim pelatih berencana melakukan evaluasi terhadap permainan tim menjelang pertandingan berikutnya.

Evaluasi tersebut akan mencakup aspek teknis serta kesiapan mental para pemain di lapangan.

Marcos Santos berharap para pemain mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang pertandingan agar hasil yang diraih bisa lebih baik pada laga versus Bhayangkara FC. ***