Bruno Moreira Tak Sangka Persebaya Kebobolan 5 Gol dari Borneo FC

Azka Fachri
Kapten Persebaya Bruno Moreira bereaksi dalam laga melawan Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda. Foto Ilegue
Kapten Persebaya Bruno Moreira bereaksi dalam laga melawan Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda. Foto Ilegue

Rubrik.co.id – Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan telak dari Borneo FC Samarinda pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri pada Sabtu malam berakhir dengan skor 5-1 untuk kemenangan tim tuan rumah.

Hasil tersebut menjadi salah satu kekalahan paling menyakitkan yang dialami Persebaya sepanjang musim ini.

Kapten tim Persebaya, Bruno Moreira, mengaku sangat kecewa dengan hasil yang didapat timnya pada laga tersebut.

“Ini permainan yang sangat tidak biasa dari Persebaya,” kata Bruno Moreira.

Tidak Menyangka Kebobolan Lima Gol

Pemain asal Brasil itu menyebut timnya datang ke Samarinda dengan target meraih tiga poin.

Namun hasil akhir justru jauh dari harapan setelah Persebaya kebobolan lima gol dan hanya mampu mencetak satu gol balasan.

“Kami datang untuk mendapatkan tiga poin. Kami tidak mengharapkan kebobolan lima gol dan hanya mencetak satu,” ujarnya.

Menurut Bruno, seluruh pemain merasakan kekecewaan yang sama setelah pertandingan berakhir.

Meski demikian, ia menegaskan tim tidak boleh terlalu lama larut dalam penyesalan.

Ia menilai kekalahan merupakan bagian dari dinamika sepak bola yang harus diterima oleh setiap tim.

“Pertandingan sudah selesai. Kami tidak bisa menyesal sekarang. Ini sepak bola, kadang kita menang dan kadang kita kalah,” kata Bruno.

Kapten Persebaya itu juga menekankan pentingnya menjadikan kekalahan tersebut sebagai bahan evaluasi bagi tim.

Menurutnya, langkah terbaik yang bisa dilakukan saat ini adalah menganalisis kesalahan yang terjadi selama pertandingan.

Ia berharap seluruh pemain dapat belajar dari hasil buruk tersebut agar tidak kembali terulang pada laga-laga berikutnya.

“Yang bisa kami lakukan sekarang adalah menganalisis kesalahan kami dan mencoba memperbaikinya agar menjadi lebih baik ke depan,” pungkasnya.