Hasil AFC Challenge League, Dewa United Tersingkir

Azka Fachri
Dewa United tersingkir dari AFC Challenge League setelah imbang 2-2 melawan Manila Digger dan kalah agregat 2-3 di babak perempat final.
Dewa United tersingkir dari AFC Challenge League setelah imbang 2-2 melawan Manila Digger dan kalah agregat 2-3 di babak perempat final.

Rubrik.co.id – Langkah Dewa United Banten FC di ajang AFC Challenge League harus terhenti pada babak perempat final setelah bermain imbang 2-2 melawan Manila Digger FC.

Pertandingan leg kedua yang berlangsung di Stadion Sport Center Kelapa Dua pada Kamis malam tersebut membuat Dewa United kalah agregat 2-3 dari wakil Filipina.

Hasil tersebut memastikan tim berjuluk Tangsel Warriors gagal melanjutkan perjalanan menuju babak semifinal kompetisi Asia tersebut.

Pelatih kepala Dewa United Jan Olde Riekerink mengungkapkan kekecewaannya setelah pertandingan usai dalam sesi konferensi pers.

Dewa United Gagal Lolos

Jan Olde Riekerink menjelaskan bahwa timnya sebenarnya telah melakukan analisis mendalam terhadap gaya bermain Manila Digger setelah pertemuan pertama di Filipina.

“Tentu kami sangat kecewa. Enam hari lalu kami memainkan laga di Manila dan dari pertandingan itu kami bisa melakukan analisis dengan cukup baik,” ujar Riekerink.

Pelatih asal Belanda tersebut menyebut lawannya banyak diperkuat pemain asal Gambia yang mengandalkan kekuatan fisik serta permainan oportunis.

Situasi pertandingan semakin sulit bagi Dewa United pada babak pertama ketika penyerang Alex Martins harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat cedera.

Absennya Alex Martins membuat tim pelatih harus mengubah komposisi lini depan dengan menempatkan Vico Duarte sebagai pengganti.

Dewa United sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan namun Manila Digger justru terlihat lebih berbahaya dalam memanfaatkan peluang.

Gol pembuka tim tamu tercipta setelah terjadi miskomunikasi di lini belakang Dewa United yang dimanfaatkan dengan baik oleh lawan.

Memasuki babak kedua Manila Digger kembali menambah keunggulan melalui situasi bola mati dari tendangan bebas.

Dewa United kemudian meningkatkan intensitas serangan setelah melakukan perubahan taktik untuk mengejar ketertinggalan.

Tekanan yang terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil ketika Damion Lowe mencetak dua gol yang membawa Dewa United menyamakan skor.

Pada fase akhir pertandingan Dewa United terus berusaha mencari gol kemenangan namun peluang yang tercipta belum mampu mengubah hasil laga.

Riekerink menyebut timnya sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak gol ketiga jika sedikit lebih beruntung dalam situasi bola kedua di depan gawang lawan.

Hasil imbang tersebut tetap membuat Dewa United harus menghentikan langkah mereka di AFC Challenge League musim ini setelah kalah agregat dari Manila Digger.