Rubrik.co.id – PSIM Yogyakarta mulai mengakselerasi persiapan menghadapi musim kompetisi BRI Super League mendatang dengan fokus pada pembenahan infrastruktur stadion.
Manajemen Laskar Mataram menggelar audiensi bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul guna membahas kesiapan Stadion Sultan Agung sebagai markas utama.
Pertemuan yang berlangsung secara hybrid di ruang rapat Disdikpora Bantul tersebut menyoroti berbagai aspek teknis yang harus dipenuhi sebelum kompetisi dimulai.
Persiapan Stadion Musim Depan
Ketua Panpel PSIM, Wendy Umar Seno Aji, menyampaikan rencana klub untuk kembali bermarkas di Stadion Sultan Agung dengan sejumlah penyesuaian fasilitas.
Manajemen menilai stadion perlu mendapatkan peningkatan agar sesuai dengan regulasi club licensing yang diterapkan operator liga.
Beberapa poin utama yang disoroti meliputi penambahan jumlah kursi tunggal serta penyesuaian fasilitas pendukung lainnya.
Langkah ini mendorong PSIM untuk mengajukan renovasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum sebagai pihak yang berwenang dalam proyek infrastruktur tersebut.
Proses administrasi yang cukup panjang membuat klub membutuhkan dukungan dokumen dari Disdikpora Bantul agar pengajuan berjalan lancar.
General Manager PSIM, Steven Sunny, menjelaskan bahwa standar yang ditetapkan liga mengalami peningkatan signifikan dibanding musim sebelumnya.
Ia menyoroti peningkatan kualitas pencahayaan stadion yang kini memiliki ambang batas tertentu dalam satuan lux.
“Dari liga persyaratannya cukup ketat dinaikkan, termasuk pencahayaan lampu stadion,” ujarnya.
Selain itu, pembaruan dokumen terkait sistem mitigasi dan jalur evakuasi juga menjadi bagian dari persyaratan yang harus dilengkapi.
PSIM menargetkan seluruh proses pengerjaan dapat selesai sebelum kompetisi musim 2026/27 yang direncanakan bergulir pada September.
Dukungan dari pihak Disdikpora Bantul menjadi faktor penting dalam mempercepat proses koordinasi lintas instansi.
Kepala Disdikpora Bantul, Nugroho Eko Setyanto, menyatakan kesiapan pihaknya untuk membantu kelengkapan administrasi yang dibutuhkan klub.
Ia juga mendorong komunikasi intensif antara PSIM dan pihak kementerian agar tahapan renovasi dapat segera direalisasikan.
Sementara itu, Kabid Pora Bantul, Titik Zunaidah, memastikan jajaran di lapangan siap mengawal proses teknis agar berjalan sesuai rencana.






