Rubrik.co.id – Program peningkatan kualitas sumber daya manusia kembali dijalankan PSSI Bali bersama Bali United FC dalam pengelolaan sepak bola nasional.
Kegiatan terbaru yang digelar berupa kursus Match Commissioner sebagai bagian dari penguatan perangkat pertandingan.
Pelatihan tersebut berlangsung pada 9 hingga 12 Maret di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Penguatan Perangkat Pertandingan
Sekretaris Umum PSSI Bali, Dewa Made Teges Wirawan, menjelaskan program ini menjadi lanjutan dari kursus kepelatihan Lisensi D dan wasit C3 yang telah berjalan sebelumnya.
Ia menyebut pengembangan perangkat pertandingan menjadi fokus utama dalam dua tahun terakhir.
“Padahal tugas dan tanggung jawabnya begitu besar dari masa persiapan hingga sesudah hari pertandingan,” ujar Dewa Teges.
Sebanyak 29 peserta mengikuti pelatihan yang difokuskan pada pemahaman regulasi serta penyusunan laporan pertandingan resmi.
Para peserta nantinya akan bertugas sebagai perwakilan PSSI dalam memastikan jalannya pertandingan sesuai aturan yang berlaku, termasuk standar FIFA.
Instruktur Cahyanto bersama Kadek Suastana membimbing langsung jalannya pelatihan tersebut.
Keduanya merupakan Match Commissioner yang telah berpengalaman di level BRI Super League.
Peserta yang lulus akan direkomendasikan untuk bertugas dalam berbagai kompetisi mulai tingkat daerah hingga nasional.
Penugasan tersebut mencakup ajang seperti Porjar, Porprov, Piala Soeratin, Elite Pro Academy hingga jenjang liga nasional secara bertahap.






