Gara-Gara Corona, Lurah di Bulukumba “Disandera” Warga

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Penyaderaan lurah dilakukan saat warga menggelar aksi tutup jalan di Baturappa kelurahan Borong Rappoa kecamatan Kindang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan,selain itu, mobil lurah juga ikut ditahan oleh warga Selasa 19 Mei 2020.

Lurah Borongrappoa, Kecamatan Kindang, Lukman disandera warga lingkungan Baturappa. Aksi itu dilakukan lantaran warga menilai pemerintah tidak serius mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

Tiga orang yang baru dinyatakan positif diduga kuat akibat tranmisi lokal atau ditulari dari 1 pasien positif di wilayah tersebut yang membuat Masyarakat geram lantaran menilai tak ada tindakan serius pemerintah dalam mencegah corona di Borongrappa, sebab sudah ada 4 orang yang positif.

“Kami terpaksa menahan Lurah Borongrappoa, guna untuk melakukan koordinasi dan menghadirkan Bupati Bulukumba untuk berdialog dengan masyarakat,” kata irka.

Irka, pemuda yang memotori gerakan masyarakat Baturapa mengatakan, pihaknya akan terus menutup jalan dan menyedara lurah jika Bupati Bulukumba tak menemui warga.

“Mending kita buka puasa sama-sama dengan pak Lurah dan sahur bersama kalau beliau tidak mampu menghadirkan Bupati Bulukumba sampai pukul 18.00 sebentar,” ungkapnya.

Ia mengatakan tak akan membuka aksea jalan dan melepas lurah sebelum tuntutan warga dipenuhi. Sebab, warga membutuhkan langkag kongkret dari pemeeintah.

“Kami kasian banyak kebutuhan lain yang mengharuskan melintasi di Baturapa, tapi karena tertutup makanya kami terpaksa tinggal sambil menunggu jalan poros tersebut dibuka kembali,” kata Samsir, salah satu wqrga yang tertahan akibat aksi tersebut.

Akibat aksi tersebut, masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju kampung tetangga merasa resah karena dan terganggu lantaran tidak bisa melintas di Baturapa.(**)

Komentar